President.Mahasiswa Umika Soroti Penunjukan Junaidi Sebagai PLH Sekda Kota Bekasi

1/06/23, 22:28 WIB Last Updated 2023-01-06T15:28:45Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Aksaranews.co.id , Ilham Syathiri Ahmad, Presiden Mahasiswa Universitas Mitra Karya (UMIKA) menyoroti penunjukan Junaedi sebagai Plh sekretaris Daerah (Sekda) kota Bekasi beberapa waktu yang lalu yang diduga syarat akan kepentingan dan terlalu tergesa-gesa.


sebab menurut ilham dari hasil kajian dan pengamatannya, "hal ini sama saja dengan pemindah alihan jabatan yang memang tidak berarti dan seakan mencederai etika komunikasi antara legislatif dan eksekutif, mengapa demikian? Sebab  dalam hal ini bpk. Junaedi yang sedang menjabat sebagai kepala dinas tata ruang kota Bekasi dan merangkap pula jadi Sekda kota Bekasi dinilai kurang elok karena beberapa waktu lalu ketua dprd kota Bekasi saja tidak tau menau dalam proses alih tugas sekda ini. Serta hal ini pula yang menimbulkan kejagalan bagi kami" 


Di ketahui, beberapa waktu lalu ketua dprd kota Bekasi mendapatkan undangan secara mendadak satu jam sebelum acara pelantikan dan alih tugas di pemerintahan kota Bekasi.


Lanjut menurut Ilham, "jika memang hal itu bersifat Urgent atau karena bu Reny yang diduga pernah mengembalikan uang di kasus korupsi pepen tentu itu juga terjadi oleh pak junaedi yang memberikan uang investasi glamping 140jt yang disampaikan ketika persidangan dikasus korupsi rahmat effendi mantan walikota Bekasi itu. Kami juga lebih sepakat untuk membersihkan lingkungan pemerintahan kota Bekasi dari tindakan korupsi, suap menyuap para pejabat pemerintahan yang menciderai nilai dan martabat bangsa ini. seterusnya juga kami akan melakukan aksi penolakan terhadap alih tugas jabatan pak Junaedi itu."


Dan Ilham sebagai Presiden mahasiswa itu juga menyampaikan ketidakpuasannya atas kinerja pak Junaedi sebagai kepala dinas Tata ruang Kota Bekasi. Yang di latar belakangi aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Umika beberapa waktu lalu di depan gerbang pemerintah kota Bekasi. "Kami juga kecewa atas kinerja pak junaedi sebagai kepala dinas Tata Ruang kota Bekasi, pada saat itu dari tanggal 05 sampai 07 juli 2022 kami melakukan aksi demonstrasi selama tiga hari berturut-turut atas kelalaian distaru terhadap ruang terbuka hijau yang sampai detik ini tidak ada hasil, dan juga menanyakan data fasos fasum dikota Bekasi. Namun sayang seribu sayang, pak Junaedi sebagai kepala Dinas Tata Ruang kota Bekasi yang diduga hanya diam saja dan tidak mau merespon tuntutan kami serta abai terhadap kepentingan rakyat luas. Jika tidak mampu menjadi kepala dinas lalu kenapa harus rangkap jabatan menjadi sekda pula padahal masih banyak pekerjaan rumah di distaru"


Ilham juga saat itu menuntut agar kepala dinas Tata Ruang itu segera di copot karena dinilai tidak mampu mengemban amanat tersebut. "Kami juga menuntut agar kadistaru dicopot karena tidak mampu, serta kami juga mengancam akan  melakukan aksi demonstrasi besar-besaran untuk segera junaedi dicopot sebagai plh sekda kota Bekasi" tutupnya

Komentar

Tampilkan