Pangdam XII/Tpr Hadiri Natal Oikumene Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022

1/07/23, 18:09 WIB Last Updated 2023-01-07T11:09:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Aksaranews.co.id ,Kubu Raya, Sabtu (7/1/23) - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M.,  menghadiri ibadah dan perayaan Natal Oikumene Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022. Acara berlangsung malam tadi di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr.


Perayaan Natal bersama ini juga dihadiri Sekda Provinsi Kalbar, Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII/Pontianak Ketua DPRD Prov. Kalbar, Kakanwil Kemenag Kalbar, Uskup Agung Pontianak dan Ketua PGIW Kalbar. Perayaaan diikuti oleh personel TNI, Polri, ASN dan umat Kristiani di Kalbar.


Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Sulaiman Agusto saat memberikan sambutannya menyampaikan, pada  perayaan Natal Oikumene Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022 ini mengusung tema : “Maka Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain, (Matius 2 Ayat 12). 


Tema ini menurut Pangdam mengingatkan kembali perjalanan orang-orang majus, juga menjadi gambaran perjalanan umat Allah untuk datang dan bertemu dengan Tuhan Yesus. 


"Kita sebagai umat Nasrani dapat mengambil makna yang terkandung dalam tema tersebut yaitu, sekalipun ada ancaman, kesulitan hidup dan pergumulan yang harus kita hadapi dalam perjalanan hidup kita, percayalah bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan menolong kita," ujarnya.


Pangdam XII/Tpr dalam kesempatan tersebut mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh umat Nasrani yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Barat dan Selamat Tahun Baru 2023 bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Barat.


"Perayaan Natal selalu membawa sukacita dan damai sejahtera bagi hidup kita, karena Yesus datang untuk membebaskan kita dari belenggu dosa," ucapnya. 


Sekda Provinsi Kalbar Dr. Harisson mengatakan bahwa saat ini muncul permasalahan seperti adanya ancaman pertumbuhan ekonomi, inflasi dan permasalahan sosial lainnya. Diharapkannya umat Kristiani, turut berkontribusi serta berbasis partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang dihadapi agar menciptakan kekuatan dan peluang. 


Menurutnya telah menjadi kewajiban dan tanggung jawab bersama untuk semakin kritis mencermati lebih jauh setiap hambatan dan tantangan serta peluang dan kesempatan guna menyatukan perspektif pola pikir demi kiprah bersama dalam membangun Kalbar dengan penuh tanggung jawab. 


"Untuk itu untuk seluruh umat beragama termasuk umat Kristiani di Kalbar agar mampu menjaga ketenangan, ketertiban dan ketenteraman. Saya mengajak komponen masyarakat agar menyatukan tekad dan bergandeng tangan membangun dan memajukan Kalbar demi masa depan lebih baik lagi," ajaknya. (Pendam XII/Tpr)

Komentar

Tampilkan