Memanas" BEM STIE TRIBUANA Blokade Jalan. Presiden Mahasiswa : "Mosi Tidak Percaya!!!"

11/03/22, 17:26 WIB Last Updated 2022-11-03T10:27:11Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



aksaranews.co.id ,Puluhan Mahasiswa yang tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa STIE Tribuana melakukan aksi kembali di depan gedung pemerintahan kota Bekasi yang beralamat di Jl. Jendral Ahmad Yani no.1, Marga Jaya, Bekasi Selatan Kota Bekasi, Kamis, 03/11/2022, siang hari.


Gedung pemerintahan kota Bekasi kembali di gruduk oleh BEM STIE TRIBUANA kota Bekasi yang menyampaikan aspirasi soal Dugaan Tindak Pidana Kasus Korupsi di tubuh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) kota Bekasi Memanas, Karena tidak ada tindakan tegas dari PLT Walikota Bekasi selaku pimpinan untuk mengevaluasi DKPPP Kota Bekasi.


"Sudah satu tahun  kasus ini berlarut-larut, dan sudah jelas siapa yang bermain pada proyek Kandang Kambing yang senilai 1,9 M dan Pengadaan Barang Budidaya Kambing senilai 4,3 M , karena sudah ada pengakuan dari kepala dinas ketapang, akan tetapi dari PLT Walikota Bekasi selaku pimpinan daerah dikota Bekasi tidak ada tindakan tegas tidak ada pengevaluasian terhadap DKPPP Kota Bekasi" Dicky Armanda Presiden Mahasiswa Stie Tribuana Kota Bekasi


Dan dalam intruksi Koordinator Lapangan unjuk rasa berusaha menerobos gerbang Pemkot yang dijaga oleh pihak kepolisian untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut. Dan terjadi gesekan antara pihak unjuk rasa dan pihak kepolisian saling dorong-mendorong. Akan tetapi massa aksi tidak dapat menembus pertahanan dari pihak keamanan. Lalu Koordinator lapangan kembali mengintruksikan untuk memblokade jl. Jendral Ahmad Yani 


"Beritahukan kepada seluru masyarakat pengguna jalan kota Bekasi, bahwasannya Ada Mafia kambing di tubuh Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, RIBUAN LANGKAH REVOLUSI!!!" Tegas Muhammad Asmawi Korlap Aksi

.

Terjadi gesekan kembali antara Pihak Kepolisian dengan mahasiswa yang memblokade jalan jendral Ahmad yani. Dan sesaat kemudian perwakil pihak pemerintah dan dinas ketapang menghampiri unjuk rasa. Akan tetapi unjuk rasa langsung memutar balik karena apa yang menjadi tujuan mereka bertemu dengan PLT Walikota Bekasi dan Kepala Dinas Ketapang dansambil menyampaikan MOSI TIDAK PERCAYA.


"Kami hanya ingin bertemu PLT/Kepala Dinas. Saya selaku Presiden Mahasiswa STIE TRIBUANA menyatakan sikap bahwasannya Mosi tidak percaya kepada pemerintah kota Bekasi karena tidak ada tindak tegas dari Pemkot untuk mengevaluasi, Memecat Oknum Mafia Kambing ditubuh Dinas Ketapang" Dicky Armanda Presma Tribuana Dengan Nada Tegas.

Komentar

Tampilkan