Diduga Kades Semunying Jaya Kabupaten Bengkayang Jual aset Negara/Daerah

11/14/22, 06:59 WIB Last Updated 2022-11-13T23:59:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Aksara news.co.id ,Bengkayang, Kalbar.- PLTS dari Kementerian ESDM, RI. yang sudah diserah Terima dengan Pemda kabupaten Bengkayang.



Pada tahun 2016, yang mendapat kan bantuan PLTS ada (5) lima kecamatan kabupaten Bengkayang. Salah satu nya kecamatan Jagoi babang, Desa semunying jaya, diduga telah menyalahi wewenang selaku kepala Desa dan memecah belah warga, perbuatan tersebut tidak sesuai tertuang di dalam UU No 6,tahun 2014 tentang Desa. Sehinga kepercayaan masyarakat kepada kepala Desa semunying jaya, Momodus hilang.



Dan selain itu juga, kepala Desa membuat keputusan sendirian menjual Aki PLTS bantuan dari kementrian ESDM, RI tanpa musyawarah.


Pada saat awak media konfirmasi kepada Camat jagoi babang, Saidin, S,Pd. Melalui WhatsApp,12 November 2022.Beliau mengatakan’ bahwasanya” Kami dari pihak Camat sudah Konfirmasi kepada kepala Desa semunying jaya, Momodus dian silahkan awak media konfirmasi kepada kades nya lagi, katanya “Camat jagoi.


Seiring nya waktu berjalan, awak media ingin konfirmasi kepada kepala desa, tetapi kepala desa nya sulit dihubungi, sehinga yang bisa di hubungi melalui WhatsApp, ada lah Ketua BPD semunying jaya, Benjamin, pada malam minggu 13 November 2022.


saat dikonfirmasi awak media, BPD menyampaikan dan menerangkan., terkait Penjualan Aki yang berada di Desa semunying jaya, saudara Benjamin membenarkan memang benar Aki itu di jual Oleh kepala Desa. Kejadian itu pada tgl: 14 Mei 2021.


Barang tersebut yang mau di jual di masukan dalam Mobil truk bahkan masyarakat sendiri tidak tau, tiba-tiba ada beberapa orang warga di pangil dikantor camat, dan dihadiri dua orang pegawai camat dan kadis, dari Kepala Desa dan beberapa warga termasuk BPD,.


Warga dan BPD kaget tanpa musyawarah dan pemberitahuan sebelum nya, Tiba-tiba kepala Desa Momodus membagikan uang hasil penjualan AKI PLTS, kepada warga sebesar: Rp. 300.000 dan ada yang Rp: 600.000 kepada yang hadir pada saat itu di kantor camat jagoi babang. Ucapnya “


Sambung Benjami “Pengurus penjualan PLTS ada 6 orang dan (BA) Berita acara ada dikantor camat jagoi babang, dan keterangan dari kepala Desa Momodus, mengatakan kepada yang menerima uang dari Kepala Desa, AKI yang dijual 72 buah harga nya perbuah adalah Rp. 250.000 rupiah. Setelah pulang dari kantor camat, kades dengan perangkat nya, pergi kerumah rumah warga membagikan Uang hasil penjualan AKI PLTS, tetapi tidak semua yang mendapatkan uang itu, terkait penjualan AKI PLTS, tidak diketahui perangkat, terutama Saya selaku BPD. Setelah bagi kan Uang saya kaget dan baru tau, bahwa kepala desa sebelum nya berencana Menjual AKI PLTS yang ada di Desa nya sendiri.


Jadi harapan kami selaku masarakat meminta kepada Aparat penegak Hukum (APH) menindak tegas masalah ini, yang sudah membuat Resah warga. Ucap” BPD.


Sumber: Jemi (JI)

Red,(supli)

Komentar

Tampilkan