BIN Samator dan STIN Pasundan Menangkan Laga Perdana Final Four

11/04/22, 19:19 WIB Last Updated 2022-11-04T12:19:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Rivan dari Samator saat melancarkan smash.FOTO: PP.PBVSI

AKSARANEWS.CO.ID.MAGETAN - Tim putra BIN Samator Surabaya dan STIN Pasundan Bandung memenangkan laga perdana babak final four Livoli Divisi Utama, yang berlangsung di GOR Kimageti Magetan, Jumat (4/11/2022).


Dalam laga pembuka, BIN Samator mengungguli runner-up Pul A babak reguler putaran kedua, di Solo, Indomaret Sidoarjo dengan skor tipis 3-2 (25-23, 15-25, 25-17,  23-25, 15-11).


Juara Pul B babak reguler putaran pertama, di Banyuwangi, STIN Pasundan menaklukkan juara bertahan Berlian Bank Jateng juga dengan skor tipis 3-2 (26-28, 15-25, 25-20,  25-18, 15-12).


"Kami persiapan sekitar dua pekan lalu, kami mengubah beberapa hal, saya khawatir pemain agak bingung karena kami mengubah sistem blok, bagaimana caranya servis, cover blok defense. Saya tahu itu cukup berat, apalagi kondisi pemain kami tidak begitu bagus," ujar pelatih Samator, Ryan Masajedi asal Jepang.


Namun pelatih baru Samator itu mengakui kalau Rivan Nurmulki dkk. kelelahan. "Tapi kami bisa memenangkan pertandingan hari ini dan itu sangat bagus," tuturnya.


Sementara itu, pelatih Indomaret, Iwan Dedi Setiawan mengatakan tim asuhannya selalu tidak maksimal pada laga perdana. "Selalu begitu kalau main pertama. Tidak tenang," ujarnya.


Kurang fitnya setter Alfin Daniel Pratama membuat tim asuhan Iwan itu kurang mampu mengembangkan serangan dengan baik. "Ada pengaruh dengan kurang fitnya Alfin. Serangan tidak maksimal," tukasnya.


Pada laga kedua, antara Berlian dan Pasundan, pelatih Anwar Sadat dari Pasundan, mengakui kalau ada pengaruh kondisi fisik dari timnya yang sepekan lalu masih tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Jawa Barat) di Subang.


"Dua set awal itu anak-anak belum stabil. Sehingga kita ketinggalan dua set duluan. Tapi alhamdulillah bisa ngejar," kata Sadat usai laga.


Sementara itu, asisten pelatih Berlian Bank Jateng, Wahyu Prabowo mengaku bingung melihat tampilan anak asuhnya yang unggul dua set tak bisa menyelesaikan dua set berikutnya. 


"Tidak tahu kenapa tiba-tiba anak-anak drop pada set ketiga sampai kelima," tukas Wahyu.(Sera-21)****

Komentar

Tampilkan