Ketua DPW IWO INDONESIA Jawa Barat Kencam Keras Bupati Karawang Pecat Oknum ASN Kasus Penganiyaan Terhadap Wartawan

9/23/22, 08:38 WIB Last Updated 2022-09-23T01:38:51Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Aksaranews.co.id ,KARAWANG - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah DPW IWO Indonesia Jawa'Barat, menanggapi dengan Ratusan  jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWO INDONESIA) baik dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP IWO Indonesia) maupun Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW IWO Indonesia) Jawa Barat, Dewan Pimpinan Daerah ( DPD - IWO Indonesia) Kabupaten Karawang dan Kabupaten, Kota se Jawa'Barat serta wilayah lainnya dari sejumlah daerah bersiap berunjuk rasa di kantor Bupati Karawang, Kamis (22/9/2022) pukul 13.00 WIB.


Mereka menuntut Bupati Cellica Nurrachadiana mencopot oknum ASN yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dua orang jurnalis. 


Mereka juga akan mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku penganiayaan tersebut.


Menurut  Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Jawa'Barat , Zainun Ubid, mengatakan,  perwakilan wartawan, atau  jurnalis dari berbagai daerah seperti Jakarta, Depok, Kab. Bekasi, Kota Bekasi , Kab . Karawang, Purwakarta yang bergabung di ikatan Wartawan Online Indonesia, IWO Indonesia, mengecam dan  mendesak Bupati Karawang mencopot jabatan oknum ASN yang terlibat penganiayaan terhadap wartawan. 


"Bupati jangan diam harus segera mengambil tindakan mencopot mereka yang terlibat penganiayaan jurnalis," katanya.



Zainun Ubid, selaku Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Jawa'Barat, mengatakan, kasus penculikan dan penganiayaan dua jurnalis Karawang sudah melukai hati para jurnalis serta masyarakat. Apalagi jika itu dilakukan oleh oknum ASN yang memiliki jabatan di Pemkab Karawang. 


"Kasus penganiayaan ini sudah keterlaluan  serta meliwati batas dan tidak bisa dibenarkan. Bupati harus berani mencopot pejabat tersebut," ujarnya.



Sementara itu Menurut Zainun Ubid selaku Ketua DPW IWO Indonesia Provinsi Jawa'Barat, mengungkapkan, selain jurnalis bergabung di ikatan Wartawan Online Indonesia , telah mendesak agar  dalam Tuntutannya sama meminta bupati kabupaten Karawang untuk mencopot oknum pejabat yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dua jurnalis. 


Selain itu juga mereka mendesak agar pihak hukum ( polisi)  segera menangkap pelaku penaganiayaan yang diduga lebih dari satu orang. "Polisi harus segera menangkap pelakunya. 


Jangan ragu meski pelakunya ASN," karena dengan kejadian kriminalitas yaitu penganiayaan terhadap wartawan di kabupaten Karawang, ini jangan sampai terjadi lagi didaerah lainnya, khususnya Wartawan yang bertugas di Provinsi Jawa Barat, sangat mengecam keras terhadap oknum ASN dan meminta kepada bupati kabupaten Karawang serta pihak kepolisian agar di berikan hukuman yang setimpal, dan bagi pihak lain yang telah mendukung intansi pemerintah kabupaten Karawang silakan, namun bagi rekan media khususnya jurnalis marilah kita bersatu suarakan aspirasi kita dalam aksi solidaritas ini untuk mencari keadilan dalam tugas wartawan, maka marilah lah kita bergabung bersama-sama untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tugas jurnalistik yang sudah ditetapkan dengan undang - undang  UU Pers Nomor 40 tahun 1999 tentang Kebebasan Pers khusus pasal 4 ayat 3,”. Ucapnya.   (Red)




   

Komentar

Tampilkan