Penggiat lingkungan dan Relawan Helat Upacara 17 Agustus 2022 Di Dasar Kali Jambe Sebagai Simbol Keprihatinan

8/18/22, 19:12 WIB Last Updated 2022-08-18T12:12:31Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Aksaranews.co.id


Tambun Selatan- Peringatan Kemerdekaan Hut RI ke 77 tak selalu dilakukan lapangan terbuka, seperti yang dilakukan sejumlah aktivis penggiat alam, penggiat lingkungan, serta relawan turut ambil peran merayakan Hut RI ke 77 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke 72 di dasar kali Jambe, Jamulya Tambun Selatan.


Salah satu relawan yang biasa di sapa mang Oye turut serta hadir dalam perayaan Hut RI ke 77 sekaligus merayakan hari jadi Kabupaten Bekasi ke 72. Dia menyampaikan Peringatan Hut RI ke 77 yang helat di dasar kali Jambe sebagai bentuk keprihatinan dari kita karena masih maraknya pencemaran lingkungan.


"Kita prihatin pencemaran lingkungan masih sering terjadi, maka kita gelar upacara 17 Agustus 2022 di dasar kali jambe sebagai simbol kita belum merdeka kan kali bebas pencemaran,"ungkap dia


Menurutnya di moment Kemerdekaan ini seharusnya kita sudah merdeka dari segala hal. Tetapi disisi lain lingkungan dan alam sekitar terjajah oleh pencemaran yang tak kunjung usai mulai dari limbah padat hingga cair, disinilah keprihatinan kita terketuk untuk memerdekakan lingkungan yang lebih bersih dari bantuk apapun.


"Bisa kita saksikan yang terjadi hari ini di tanah yang kita pijak, air kali menghitam karena buangan limbah industri, belum lagi hulu kali atau sungai penuh dengan tumpukan sampah."kata dia.


Dirinya berharap moment 17 Agustus 2022 yang seharusnya kemerdekaan itu bisa dinikmati oleh siapa saja termasuk kali atau sungai di kabupaten bekasi bisa bebas dari pencemaran lingkungan. 


"Apakah itu bisa terwujud, bermimpi boleh saja tapi tinggal kemauan pemerintah saja untuk berbuat dan bertindak tegas terhadap mereka yang telah merusak," beber dia.


Sementara Ketua Ketua Koalisi Kawali Indonesia Lestari Bekasi Raya, Yopi Oktavianto mengatakan upacara nya di helat di dasar kali jambe, jatimulya Tambun Selatan sebagai perenungan apakah hari ini lingkungan kita sudah terbebas dari pencemaran.


"Tiap hari kita menyaksikan langsung bagaimana kondisi lingkungan di Kabupaten Bekasi apakah sudah sesuai harapan dari kita sebagai penggiat lingkungan, penggiat alam maupun relawan,"kata dia.


Yopi berharap kepala daerah bersikap bisa lebih tegas tanpa kompromi dengan pelaku kejahatan lingkungan. Mau sampai kapan kali atau sungai di kabupaten Bekasi di cemari oleh beragam limbah.

(CP/red)

Komentar

Tampilkan