Berbahaya dan Bikin Macet Tiang Listrik Berdiri di Tengah Jalan Tegal Danas Bekasi

8/05/22, 20:07 WIB Last Updated 2022-08-05T13:07:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Aksara news.co.id ,Kabupaten Bekasi - Pemandangan tak lazim tampak di jalan raya Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Jumat (5/8/22)


Menurut Hendi pengendara mobil pick up yang melintas"selain berbahaya, keberadaan tiang listrik tersebut juga mengakibatkan satu lajur jalan tidak bisa digunakan. Selain itu, kendaraan roda empat harus bergantian saat melintasi jalan tersebut".


Ditambah saat malam hari, kalau tidak berhati-hati dikhawatirkan menjadi penyebab kecelakaan tunggal di jalan sepanjang 500 meter tersebut. Hal itu lantaran, tiang tersebut disebut tidak terlihat dari kejauhan sehingga membuat pengendara bisa saja mengelami kecelakaan.


"Karena begini kan, jadi cuma satu lajur aja yang bisa dipakai, jadi harus gantian kita lewatnya, sebabkan jalannya sempit juga," ujar Hendi


"Selain itu membahayakan juga, karena kan motor pada serabat-serobot gitu, jalan kan sempit, ya bahaya aja buat kita para pengendara, apalagi kalau malam gelap takutnya gak kelihatan dari jauh," lanjutnya.


Hal yang sama diungkapkan pengendara lainnya, Rein. Pengendara truk itu mengaku harus bersabar dan ekstra hati-hati saat melintasi jalan sepanjang 500 meter tersebut. Pasalnya, satu lajur jalan digunakan untuk dua arah kendaraan yang melintas. Sedangkan jalan tersebut merupakan jalur padat kendaraan setiap harinya.


"Sangat menggangu sekali, jadi macet satu lajur aja yang terpakai buat dua arah," ungkapnya.


Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi, Heru Pranoto menuturkan sebelum pelaksanaan pembangunan jalan, mereka sudah bersurat kepada pemilik tiang, hanya saja belum mendapat respons.


“Kami sudah bersurat namun belum digubris. Sebab pembongkaran tiang bukan menjadi kewenangan kami,” ucapnya.


Sementara itu, Yaya Supriman, Manager PLN Wilayah Bekasi mengatakan, hal tersebut terjadi kemungkinan minimnya koordinasi antar instansi yang membuat program harus saling berkaitan ini justru menjadi saling bertabrakan. Alhasil, tiang-tiang tersebut masih berdiri meski jalan telah dibangun.


"Kalau misalkan pembangunan dari awal sudah ada di tengah jalan, saya rasa itu tidak mungkin, karena tadi sebelum membangun itu ada analisis dampak lingkungannya, berartikan tidak akan keluar ijinnya tidak sesuai dengan lingkungan," ujarnya


"Tetapi kalau ada yang seperti itu silahkan disampaikan ke PLN distribusi setempat untuk segera memindahkan, karena itu akan mengganggu dan bisa menimbulkan bahaya kecelakaan terhadap si pengguna jalan tersebut. Kalau teknis pemindahan tidak terlalu rumit, tinggal siapkan tower penggantinya nanti dipindahkan," jelas Yaya.


Saat ini, terkait titik di Jalan Raya Tegal Danas, PLN telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Pemindahan dapat dilaksanakan, namun terkendala kondisi beton jalan yang belum kering

Komentar

Tampilkan