Sampah numpuk di kali warga dan petani mengeluh

7/30/22, 19:08 WIB Last Updated 2022-07-30T12:08:00Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Aksaranews.co.id, Kabupaten Bekasi - Masih soal sampah yang belum ada tindakan dari dinas terkait, Numpuk nya sampah di kali Cikarang hilir sepanjang kurang lebih 100 meter membuat warga dan para petani mengeluh , lantaran susah nya air untuk di aliri ke persawaan dan rembesan air yang di manfaatkan oleh warga untuk menyuci dan mandi mengeluh bau .

Sabtu (30/7/22)


Tidak hanya itu warga pun merasa adanya tumpukan sampah di kali Cikarang yang sudah 3 (tiga) bulan tidak di angkut membuat warga susah untuk mendapatkan air bersih dan berdampak bau dan gatal gatal .


Salah satu warga yang biasa di panggil Jery dirinya mengatakan, tumpukan sampah sekitar 3 bulan lebih belum juga di angkut dan sudah pernah melaporkan ke pihak dinas lingkungan hidup (LH), terkait sampah tersebut hingga kini belum ada tindakan , akibat dampak dari tumpukan sampah tersebut membuat warga sekitar banyak yang mengeluh bau dan gatal gatal ,”ucap Jery


”Akibat Tumpukan sampah air pun tidak bisa di aliri ke persawaan padahal para petani sangat membutuhkan air untuk menanam padi , akibat sampah menumpuk jadi susah air, tidak hanya itu sumur atau sanyo warga pun kena dampak nya , air menjadi bau dan gatal gatal kalo buat mandi,”pastinya


Di tempat yang sama kong buang warga sekitar pun mengatakan akibat numpuk nya sampah air jadi bau , jangan kan buat masak atau pun minum , buat air wudu aja air nya bau , dirinya berharap agar dinas terkait segera mengangkat sampah tersebut ,”harap kong buang


Terkait sampah yang menumpuk di kali Cikarang hilir berbagai jenis baik sampah rumah tangga mau pun bangkai binatang , warga sekitar khusus nya warga masyarakat kampung lubang buaya RT 013/002 desa Sukaringin kecamatan sukawangi kabupaten Bekasi merasa resah ada nya tumpukan sampah tersebut .

Komentar

Tampilkan