Mahasiswa Berunjuk Rasa di Depan Kantor Pemkab Bekasi Tuntut Perbaikan Ekosistem Lingkungan

7/29/22, 18:01 WIB Last Updated 2022-07-29T11:04:14Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




 Aksaranew.co.id Merauke Kabupaten Bekasi - lintas Mahasiswa Bergerak berunjuk rasa kembali diperkantoran Pemerintah kabupaten Bekasi Jum'at (29/07/2022) , dengan  menuntut terkait perbaikan ekosistem lingkungan hidup yang ada Dikabupaten Bekasi, Koordinator unjuk rasa Gregi Thomas menyampaikan bahwa pencemaran lingkungan hidup yang terjadi merupakan kesalahan dari pemerintah dimana seorang pimpinan harus bisa mengambil keputusan dalam melakukan perbaikan dan menjaga kelestarian lingkungan.


" Unjuk rasa kedua ini merupakan bentuk ketidak percayaan kami terhadap PJ Bupati Bekasi dimana belum terlihat kinerja dalam menyelesaikan masalah  yang ada Dikabupaten Bekasi terkait pencemaran lingkungan hidup, PJ Bupati hanya asyik dengan kegiatannya sendiri tanpa ada perencanaan dalam penyelesaian kasus pencemaran lingkungan di kabupaten Bekasi" ujar egi


Lintas Mahasiswa bergerak Bekasi Raya juga akan mengawal kasus pencemaran yang terjadi dilingkungan hidup berdasarkan aturan Undang - Undang no 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup Yang tertuang dalam Pasal 60 dan Pasal 104 berbunyi sebagai berikut:


Pasal 60 berbunyi : “Setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.”


Pasal 104 berbunyi : “ setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebgaimana dimaksud dalam pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) . 


"Kita bergerak berdasarkan fakta dan undang-undang yang mengatur kalau PJ. Bupati Bekasi hanya diam tanpa ada tindak lanjutnya maka Mendagri salah memilih dani ramdan menjadi pemimpin di Kabupaten Bekasi, sebagai kawasan industri terbesar se Asia tenggara kabupaten Bekasi harus mempersiapkan diri untuk pencegahan pencemaran lingkungan" ucap egi 


Lintas Mahasiswa Bergerak Bekasi Raya akan mengawal kasus pencemaran lingkungan hidup Dikabupaten Bekasi sampai ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).


"Figur pemimpin Dikabupaten Bekasi harus punya konsep yang jelas terkait lingkungan hidup, kalo PJ Bupati tidak bisa menyelesaikan lebih baik mundur dari jabatannya, dan kami juga akan mengawal kasus pencemaran ini sampai kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, kami menduga ada oknum yang meraup keuntungan dari permasalahan tersebut dan kami tidak akan bosan menyuarakan kembali untuk kabupaten Bekasi yang lebih baik lagi" ucap egi


Adapun tuntutan Lintas Mahasiswa Bergerak Bekasi Raya :


1. Mendesak kepada Kepala dinas Lingkungan Hidup untuk Bertanggungjawab  perihal Pembuangan limbah B3 Pabrik ke sungai  dikampung Pembetokan, Desa Sukamakmur , Kecamatan Sukakarya Kab. Bekasi yang mencemari Lingkungan, dan Bertentangan dengan peraturan yang mengatur tentang pelarangan membuang Limbah di sungai.


2. periksa seluruh Oknum yang diduga menerima Gratifikasi dari Pabrik- pabrik di Kabupaten Bekasi, berimbas pada pemulusan pembuangan limbah B3 ke lingkungan!!! 


3. Mendesak PJ Bupati untuk turun dari jabatannya karena telah GAGAL mengemban tanggungjawab dalam pencemaran Lingkungan di Kabupaten Bekasi


4. Tutup Semua Perusahaan yang tidak memiliki izin pembuangan limbah serta IPAL dan terbukti melakukan Pencemaran Lingkungan secara Masif 


5. Mendesak PJ Bupati Copot Plt Kepala Dinas LH, Kabid Gakkum  Kab. Bekasi dan Evaluasi Total dikarenakan banyak aduan masyarakat mengenai pencemaran lingkungan yang tidak direspon bahkan di tindak secara konkrit dan telah lalai serta melakukan pembiaran pada persoalan yang Substansial  ,  dan yang sudah jelas Bertentangan dengan Undang - undang!!!

Komentar

Tampilkan