Kinerja Ketua DPRD Kab Bekasi Dibahas Dakam Ngibras Podcast Bersama Media

7/02/22, 09:13 WIB Last Updated 2022-07-02T02:13:21Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini






Aksaranew.co.id ,Ngobrol santai ( Ngobras ) bersama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi  BN.Holik Qodratullah dalam sela- sela kesibukannya, di raung kerjanya, Gedung DPRD Kabupaten  Bekasi, komplek perkantoran Pemkab Bekasi, Cimahi - Cikarang Pusat, Kamis 30/06/2022.


Dalam Obrolan santai tersebut, banyak membahas terkait persoalan di Kabupaten Bekasi, seperti kinerja DPRD Kabupaten Bekasi yang dianggap kurang nya produk - produk PERDA (Perturan Daerah), persoalan  pencernaan lingkungan, pertanian, dan tentang pembuangan sampah di buang  kelaut dan viral di pemberitaan media sosial dan online, baru baru ini.


Terkait kurangnya PERDA yang dibuat DPRD Kabupaten Bekasi,   BN.Holik menjelaskan,  pertanyaan publik  kenapa PERDA sedikit ?  dan bahkan para pengamat menilai kinerja DPRD kabupaten Bekasi kurang maksimal alias miskin PERDA,  sehingga    banyak pertanyaan dari publik.


"Karena untuk membuat PERDA  tentu ada pengkajian nya, harus melakukan perjalanan, perbandingan, melakukan kunjungan, untuk studi banding ke daerah lain, buat apa membuat nya, sementara negara dalam keadaan covid, berkunjung kemana kemana juga  di batasi, Kok kita malah kemana mana, harus kita efektifkan dulu kalau mau buat PERDA, kata BN.Holik,


"Mana PERDA yang dibutuhkan,  mana yang tidak, justru kalau di buat sebanyak mungkin dan  setelah jadi tidak efektif  apa yang terjadi, pasti  publik akan menyerang  Kami,  ngapain buat PERDA yang tidak sehubungan dengan fakta yang ada,  seolah olah  tidak adanya empati ditengah  covid -19,   malah berkunjung kemana kemana,untuk membuat PERDA dibutuhkan anggaran tidak sedikit,  itu anggarannya banyak yang akan dikeluarkan,  dan kami berfikir buat PERDA yang maksimal saja dan efektif untuk diterapkan di masyarakat, yang utamanya  untuk kepentingan masyarakat, berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan yang sangat  mendesak dalam penerapannya, kami akan membuat PERDA yang lebih  mendesak dan sifatnya penting jika tidak , tidak terlalu penting abaikan dulu, itu tanggung jawab saya sebagai ketua DPRD,, ungkap BN.Holik.


Dirinya memaparkan, "karena anggaran yang sudah tersedia  adalah uang rakyat yang harus di manfaatkan sedemikian rupa, untuk di  gunakan  kepentingan  rakyat yang utama, dan bisa dipertangungjawabkan  di mata masyarakat Kabupaten Bekasi, serta bermanfaat bagi seluruh warga Bekasi, Ucap BN.Holik.


BN Holik pun Menanggapi, terkait pencernaan lingkungan yang ada di Kabupaten Bekas,  baik limbah pabrik, pencemaran kali  dan lainnya,  kepada tim awak media  dan Tim podcast BN.Holik mengungkapkan, "Inilah Persoalan Bekasi, " saya pikir, "Bekasi wilayah selatan bagaimana   dengan persoalan  polusi udara nya, dan Bekasi wilayah  utara bagaimana  dengan limbah cair yang mengalir, dan sampah sampah yang semakin banyak volumenya ,dari sampah rumah tangga, dan sampah industri, para pedagang makanan, restoran, catering, dan lainnya yang menghasilkan sampah , saya melihat harus ada keseimbangan antara  TPS yang ada, serta alat technologi penghancur sampah serta solusi lainnya  agar persoalan sampah dapat segera di antisipasi, maslah sampah tanggung jawab bersama bukan hanya di daerah Bekasi daerah lainnya, bahkan menjadi persoalan dunia , cetus nya.


Holik menilai dari sedikit atau kurangnya lahan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS,) dan( TPA,) serta  harus segera mempunyai pengolahan  sampah yang modern, yang efektif yang bisa diurai, dan bukan sekedar  hanya memindahkan sampah dari pasar ke TPS.lalu Ke TPa  saja, tapi  gimana caranya  bisa mengolah  sampah menjadi bahan lain, contohnya bisa menjadi bahan bata habel,  atau pupuk,  atau apa saja yang bisa mengurangi sampah, dan   tentunya dengan  kerja keras  Bagian Kebersihan dan  dinas lingkungan hidup, dan kabupaten Bekasi,yang harus menciptakan terobosan terobosan yang  inovatif dan kreatif,  apa lagi saat ini penduduk Kabupaten  Bekasi  semakin  padat, perumahan semakin rapat  volume sampah semakin  meningkat, dan ini menjadi  sesuatu  yang harus dirembukkan, dan di prioritaskan, tutur BN.Holik.


 Masih kata BN..Holik,  "Oleh karenanya,  sejauh mana  kesungguhan eksekutif, (Pemerintahan Kabupaten Bekasi -red) untuk melakukan tugas dan fungsinya,.

"Lagi lagi,kenapa, bagaimana, lanjut BN.Holik, ' karena kembali fungsi dan kewenangan antara Legislatif ( DPRD)  bahwa  fungsi kami adalah pengawasan, kami mengawasi terhadap lingkungan, ok!!  kami bisa turun kebawah, kami bawa eksekutif, tetapi yang melaksanakan nya adalah  bagian dari eksekutif, " sejauh mana seorang pemimpin dalam hal ini PJ.Bupati,  ketepatan menunjuk pejabat  kepala dinas lingkungan hidup.


"Sejauh mana ketepatan  PJ. Bupati, saat ini menunjuk   Bidang dinas kebersihan, saya pikir pemimpin itu sebenarnya adalah kemauan.


,

"Maksud saya adalah, apabila ada  kemauan yang  tinggi ingin mengabdi  penuh tanggungjawab, untuk mendarmabaktikan  hidup pemimpinya, ASN, dan lainya,  saya pikir semua daerah akan maju, tinggal kemauan  dan tanggung jawab serta mencintai Kabupaten  Bekasi, tugas Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.


Dalam persoalan issue soal pertanian dan juga  issue untuk diusulkannya Badan Usaha Milik Daerah( BUMD)  pertanian  di kabupaten Bekasi, "BN.Holik juga mengutarakan, , " bila memang itu  benar  terjadi, dan saya juga sudah sedikit mendengar  tentang issue itu, akan  kami diskusikan dengan  komisi 2,  dan secepatnya  memanggil dinas terkait, sekaligus minta penjelasan seperti apa dan pada akhir nya seperti apa persoalannya, tinggal nanti, saya benar benar memberikan suatu rekomendasi  untuk dipertemukan  semuanya  dinas terkait, dan pada akhir nya kami (DPRD -red) akan mencoba  ngajak rembukkan kepada para petani juga, ini penting, jangan kita  bicara ditengah tengah industri, tapi  para petani terabaikan, dan tidak diperhatikan, kan tidak elok,  keseimbangan juga  penting, imbuh BN.Holik Qodratullah .


 BN.Holik Qodratullah, yang memang berasal  dari putra daerah dari  Cikarang Selatan dan pernah menjabat  Kepala Desa,  dan seorang pengusaha  developer perumahan,  saat ini  menjabat  ketua DPRD Kabupaten  Bekasi periode 2019-2024,  yang sangat bersahabat, berbaur, dan  sudah di kenal masyarakat kabupaten Bekasi.


Bahkan saat  dalam acara Halal  Bi Halal yang digelar oleh Aliansi Ormas Bekasi (AOB)  pada  (Rabu 29/06), dirinya turut menghadiri undangan bersama  dari ketua umum (AOB) , H.Zaenal Abidin Ketua, hadir dalam acara tersebut, , H.Iyan Rashad,  iH.Akhmad  Marjuki mantan Plt.Bupati  Bekasi, H.M Amin Fauzi, H. Ata Suryadi, dan para Ketua dari  58 ormas dan LSM  yang hadir di acara tersebut.dan yang sangat  mengejutkan dalam sambutan salah satu tokoh masyarakat yang sangat senior di Bekasi Iyan Rashad mengatakan di acara tersebut " orang  yang siap dan figur Bekasi untuk menjadi calon pemimpin  di Bekasi  salah satunya satu ini BN.Holik Qodratullah, karena di lihat dari gestur, dan berdiri dalam sambutannya dari  bahasa dan gaya  komunikasi lewat tubuh ' BN.Holik figur bocah Bekasi yang cocok untuk maju nyalon Bupati di pilkada 2024 nanti  ucap Iyan Rashad, dalam sambutannya yang santai di sambut tepukan meriah para tamu yang hadir.


Ketika disinggung  terkait kontestasi  demokrasi pilkada Kabupaten Bekasi  2024 mendatang, dengan tersenyum  BN.Holik mengatakan itu terlalu dini, karena semua sesuai keputusan dan mandat dari partai,ujar nya.


jika memang saya  sambung BN.Holik, 

di rekomendasikan dan amanahkan kepaea.saya  untuk maju di pilkada 2024 nanti oleh partai, saya siap, tegas BN.Holik

 yang saat  ini sebagai kader partai Gerindra..


Di akhir Ngobrol Santai (Ngobras) dengan tim media,  dirinya ( BN.Holik -red)  mengimbau dan berharap   kepada semua tokoh, dan masyarakat Kabupaten Bekas,.

''Kepada Tokoh - Tokoh  Bekasi yang peduli terhadap Bekasi, berikanlah kami ruang dan waktu untuk menunjukan bahwa, hubungan harmonis eksekutif dan legislatif itu  satu tujuan, agar kami  untuk membangun Bekasi, nyaman dengan  penuh ketenangan sehingga, pada akhirnya maksimal dan hasil yang positif,harap BN.Holik.


Pada segmen penutup dalam Ngobrol  Santai BN.Holik, mengucapkan dalam kesimpulan nya, '"putra daerah ataupun  bukan, kalaupun  ada kemauan yang  sama ( maju calon pilkada-red)  yang sama tidak  jadi masalah karena ini alam demokrasi, cuma klo kata  mbah Wijen Klo ada putra  daerah ngapain yang dua, sambil tertawa  lebar, saya bicara putra daerah bukan hanya saya  kan banyak, kilah BN.Holik Qodratullah menutup diskusi nya dengan tim media.


(Suryo dan Tim)

Komentar

Tampilkan