Raker SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat, Menuju Revitalisasi Program Kerja Unggulan

7/15/22, 18:30 WIB Last Updated 2022-07-15T11:33:53Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Aksaranews.co.id ,  Bekasi, 15 Juli 2022 - Rapat kerja SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat berlangsung khidmat.Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 15-16 Juli 2022 di sekretariat dewan guru dengan dihadiri  oleh Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Dinamika Cikarang, pengawas SMK serta 30 peserta dewan guru. Rapat kerja tersebut membahas tentang evaluasi dan rencana program kerja  tahun ajaran 2022/2023. 

"Kita harapkan SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat ini mampu bersaing dengan lulusan sekolah lain di dunia usaha dan dunia industri dalam keterserapannya", Ujar Pengawas SMK - Drs. H. Jarnan,  M. Pd. 

Tambahnya, dari data PPDB tahun ajaran 2022/2023 SMK Dewantara Cikarang Pusat ini juga kita perhatikan sudah menunjukan peningkatan yang signifikan. 

Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Dinamika Cikarang juga menyampaikan dalam raker tersebut bahwa akan adanya revitalisasi serta peningkatan sarana dan prasarana SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat. 

"Dari pihak Yayasan, kita akan terus dorong untuk perbaikan dan penambahan sarana prasarana sekolah untuk menunjang kegiatan praktik, kegiatan belajar mengajar yang mengarah pada smart clasroom, sarana ibadah serta sarana olahraga untuk kenyamanan kegiatan peserta didik". Pungkas Ir. H. Febri Subhan Soemantri


Malik Abdul Aziz selaku Kepala SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat memberikan aspresiasi pada dewan guru. 

"Saya selaku Kepala SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat, sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan ini serta dihadiri seluruh stakeholder mulai dari yayasan, pengawas, jajaran wakil kepala , kepala Program studi, serta seluruh dewan guru. Harapannya dalam menghadapi tahun ajaran baru 2022/2023 kita sudah siap untuk mendidik serta membentuk mental dan kompetensi yang diharapkan oleh dunia usaha dan dunia industri dengan membentuk kegiatan dan rancangan dibagian kurikulum, kesiswaan, sarpras, dan hubungan industri", pungkasnya

Komentar

Tampilkan