Peduli Kerapuhan, Prajurit Satgas Yonif 123 Rajawali Buka Pangkas Rambut Gratis

6/04/22, 14:23 WIB Last Updated 2022-06-04T07:24:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Aksaranew.co.id Merauke - Mengajarkan kerapian kepada anak-anak perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif  123/RW anggota Pos Bupul 13 memberikan layanan pangkas rambut gratis kepada anak-anak warga Kampung Kirelly, Distrik Ulilin, Merauke, Papua, Sabtu(04/06/2022)


Seperti yang dikatakan Dansatgas Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas P. Silaban bahwa kehadiran prajurit TNI diperbatasan negara tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan saja, namum turut berkontribusi untuk dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat, melalui kegiatan pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan sosial lainnya, seperti halnya peduli dan menanamkan kerapian anak anak sejak dini.

"Kegiatan pangkas rambut gratis kepada anak-anak sekolah yang tinggal disekitar pos Satgas merupakan wujud kepedulian personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali, dalam menanamkan kerapian sejak dini kepada anak-anak perbatasan, seperti yang dilakukan oleh personel Pos Bupul 13," ucapnya.


Dansatgas menambahkan, memiliki penampilan rapi sebagai merupakan upaya untuk menanamkan jiwa kedisiplinan sejak dini, dengan harapan nantinya anak-anak akan terbiasa hidup rapi dan disiplin baik saat di sekolah maupun di rumah.


Salah satu anak yang dipangkas rambutnya, Jhon Dambujai (10) menyampaikan, ucapan terimkasih dan senang telah dipangkas rambutnya oleh bapak TNI. "Senang rasanya punya penampilan rambut yang rapi seperti bapak-bapak TNI Pos Bupul 13, terimakasih banyak Satgas Yonif 123 Rajawali," ucapnya.


Sementara itu Komandan Pos (Danpos) Bupul 13 Serka Kasyful Haq mengungkapkan, kami memangkas rambut anak-anak perbatasan, sebagai wujud kepedulian sekaligus memberikan pengertian bahwa menjaga kerapian badan merupakan sesuatu yang penting dan utama untuk menjaga kesehatan diri.


“Kegiatan semacam ini merupakan rutinitas di pos, kami ingin menanamkan kerapian sejak dini, sambil menunggu antrian dipangkas rambutnya, salah satu personel pos juga mengajari anak-anak membaca buku pelajaran supaya lebih mahir,” ucap Danpos.(Yonif 123/RW)

Komentar

Tampilkan