Sekolag Global Persada Mandiri , Menitik Beratkan Pada Muriid Tentang Karakter dan Digitalisasi

3/22/22, 19:06 WIB Last Updated 2022-03-24T15:03:35Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Aksara News.co.id , Kota Bekasi -  Saat disambangi di sekolah SMP Global Persada Mandiri( GPM)  Maria Ati Kuncorowati yang kesehariannya sebagai kepala sekolah sangat antusias ketika di tanya mengenai program pembelajaran di sekolah yang ia pimpin pada selasa 22 maret 2022.


Menurut Maria ,karena ini sekolah swasta sistem belajar mengajar tidak berbeda dengan sekolah lain, namun ia akan lebih spesifik.lagi dengan menitik beratkan pada pendidikan karakter dan digitalisasi dan juga akan menambahkan dengan teknologi informasi dan robotik sesuai dengan perkembangan zaman saat ini sebagai basic nya siswa ke.depan .


Untuk memenuhi kwalitas sumber daya manusia para siswa juga di bekali bahasa asing seperti bahasa mandarin, bahasa jepang dan bahasa inggris, sedang karakter dan digitalisasi  sebagai penguatan di kurikulum khusus pendidikan kebangsaan yang berpedoman pada Kemendikbud, sedangkan materi yang di berikan pada siswa terkait kebangsaan yaitu indikatornya ada pada pelajaran Pancasila , yaitu menjadi 19 karakter dan 19 mata pelajaran seperti religiusitas ,kegotongroyongan , kolaborasi, empati, penalaran kritis, dan semuanya itu berbasis projek.


Walaupun masih ada di masa pandemic namun tidak menghalangi kegiatan untuk tetapber jalan.Kegiatantersebut dilaksanakan secara daring melalui seminar digital seperti zoommeeting, webinar untuk umum,  dan juga  mengajak orang tua serta siswa.Adapun kegiatan Lukis(kelas kunjung inspirasi) yang di ikuti para siswa.


Kegiatan kukis tersebut membahas fenomena terkini salah satunya materi tentang hoax yang masuk di matapelajaran PKn.Kegiatan kukis juga mengundang nara sumber yang berkompeten dan professional datang kesekolah untuk menyampaikan materi tentanghoax.


 Pada mata pelajaran bidang biologi  berkaitan dengan narkoba dan bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat.Menurut Maria, semua pelajaran ada sangkut pautnya dengan pelajaran itu sendiri, untuk matapelajaran bahasa Inggris sebulan sekali mendatangkan native speaker dan para siswa harus mencapai 13 topi


“Penekanan wawasan pada setiap murid kembali ke character building yang menjadi tagline di SMP GPM dan semuanya masuk di dalam kebangsaan karena semua kebangsaan itu mencakup sila pertama hingga sila kelima sebagai modal kedepan.”ungkap Maria.


 Kedepannya diharapkan sekolah Global Persada Mandiri mempunyai ciri khususya itu pengembangan karakter dan digitalisasi.Tujuan dari digitalisasi dan karakter agar mempunyai kedewasaan kedepannya, di masa pandemi ini anak-anak diberikan pendidikan karakter berbasis Pancasila agar tidak terhasut dengan adanya haox," ungkapMaria menutup pembicaraannya.

Sedangkan menurut salah satu siswa SMP Global PersadaMandiri, Sabrina Fori Fortuna yang mengikuti lomba mengatakan bahwa waktu untuk persiapan yang ia dapat sangat sedikit walau sudah diberikan kisi–kisi. Meskipun begitu, semua hal tersebut itu telah dijalankan sesuai apa yang diinginkan sekolah dan hasilnya juga bagus walaupun masih terdapat kekurangan.(*)


"



 


Komentar

Tampilkan