Ini Kata Wartawan Senior Terkait Folder Aren Jaya Kota Bekasi

1/30/22, 14:55 WIB Last Updated 2022-01-31T01:27:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Aksara News.co.id , Kota Bekasi - Putusan yang di lakukan oleh Pengadilan Negri Bekasi dengan nomor putusan 399/PDT.G/2020/PN.BKS tanggal 8 November  2021 , mewajibkan Tergugat I (PT DutaKharisma Sejati ) dan Tergugat 2 (Pemerintah Kota Bekasi ) harus melakukan pembayaran ganti rugi kepada pihak ahli waris Sayuti yang lahan ya di serobot  untuk kepentingan pembuatan Folder air  yang bertempat di Aren Jaya.



Walau tergugat I melakukan banding atas putusan PN Bekasi pada 13 Januari 2022,namun putusan Pengadilan Bekasi harus di hormati dengan itikad penggantian ganti rugi , jangan Pihak Pemkot Bekasi berpihak pada pengusaha yang nota bene untuk kepentingan pribadi dan kelompok.



Ini yang diungkapkan oleh wartawan senior Binsar Sihombing yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi folder air Aren Jaya. Ia merasa gamang atas kasus folder

Sedang asal usul lahan tersebut di tahun 2015 , sedang dalam sengketa , tapi dari pihak pemkot Bekasi ingin mempercepat untuk tetap membangun folder tersebut dengan tidak mengindahkan warga yang sudah berdiam di lahan tersebut ,"Ungkap Binsar Sihombing pada wartawan di lokasi Folder Aren Jaya Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur. Sabtu 29/1/2022.


 Binsar juga menegaskan ,sepakat adanya folder air untuk mengatasi banjir yang terjadi di daerahnya setiap tahun bila datang musim hujan , tapi semua harus tetap  melakukan kajian dan mempertimbangkan  dengan transparan agar masyarakat tau adanya pembangunan folde

Terkait janji PLT Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di media , yang akan membayar ganti rugi jika kasusnya sudah clear di pengadila

Ini PR pekerjaan rumah yang belum kelar yang di hadapi oleh Tri Adhianto

 saat ia menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Pemkot Bekasi , banyak pembebasan lahan khususnya Folder Aren Jaya , ini keputusan PN Bekasi menjadi warning buatnya.


Untuk itu pihak penegak hukum seperti Kejaksaan Agung dan KPK agar segera periksa Tri Adhianto terkait pembebasan lahan  di era 2015 sampai 2018 , saat beliau menjadi.kepala dinas Bina Marga dan Tata Air , Ungkap Binsar Sihombing mengakhiri perbincangan santai d i Folder Aren Jaya Kec Bekasi.Timur. (*)

Komentar

Tampilkan