Johansyah Lubis Santer Terdengar  Layak Pimpin KONI DKI Jakarta Gantikan Djamhuron

11/04/21, 19:32 WIB Last Updated 2021-11-05T03:50:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID. JAKARTA -Bakal calon Ketua KONI DKI Jakarta periode 2021 - 2024 semakin marak dengan masuknya nama Johansyah Lubis. Masyarakat olahraga berpendapat  sangat layak

menggantikan Ketua KONI DKI Jakarta yang  lama yakni Djamhuron P Wibowo yang berhenti menjabat pada  Desember 2021 ini. 


"Dekan FIK UNJ Dr. Johansyah Lubis, M.Pd menjadi pembicaraan yang hangat dan serius dikalangan  masyarakat olahraga DKI Jakarta. Hal tersebut tidak berlebihan karrna  dipantau secara prestasi sebagai atlet dan dibidang organisasi olahraga tidak perlu diragukan lagi, " ujar beberapa pengamat dan pemerhati olahraga. 


Dalam dunia olahraga sederet prestasi

sudah digenggamnya baik ditingkat nasional, PON, SEA Games, Asia maupun juara dunia saat aktif sebagai atlet silat nasional. Begitu juga dibidang organisasi olahraga tidak perlu dipertanyakan lagi saat menjabat sebagai Kabid Prestasi KONI Pusat dan kini sebagai Ketua Pengprov PCI DKI Jakarta yang berhasil membawa atletnya memenuhi target menyumbang 2 medali emas dan 2 perunggu. 


Melalui prestasi yang disandangnya masyarakat olahraga  optimis kontingen DKI Jakarta mampu bersaing lawan Jabar dan Jatim meraih juara umum kembali di PON XXI tahun 2024 di Sumut dan Aceh. 


Kegagalan dua kali meraih juara umum di PON tahun 2016 di Jabar dan 2021 di Papua itulah membuat masyarakat olahraga DKI Jakarta milirik Johansyah Lubis  sebagai calon kuat  menggantikan Djamhuron. 


Beberapa nama sudah muncul kepermukaan bakal calon kandidat Ketua KONI DKI Jakarta, seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI DKI Jakarta Gde Sardjana, Waketum II KONI DKI Jakarta yang juga eks Chief de Mission (CdM) Kontingen PON XX DKI Jakarta Hidayat Humaid, dan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta Rationo serta Ketua Pengprov PODSI, Maman Wirjawan.


Dengan demikiàn sederet nama bakal calon Ketua KONI DKI Jakarta itu diharapkan mampu meningkatkan prestasi atlet Ibukota Jakarta. Dengan satu tujuan dapat gelar juara umum di PON XXI di Sumatera Utara  dan  Daerah Istimewa Aceh tahun 2024 mendatang. 


Pada  bursa  bakal calon Ketua KONI DKI Jakarta ada  nama pengurus lama seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) I KONI DKI Jakarta Gde Sardjana dan Waketum II KONI DKI Jakarta yang juga eks Chief de Mission (CdM) Kontingen PON XX DKI Jakarta Hidayat Humaid. 


Namun munculnya nama - nama pengurus lama itu membuat masyarakat olahraga DKI Jakarta menjadi  trauma atas kegagalan dua kali di PON. Jadi sangat wajar bila   masyarakat olahraga DKI Jakarta mencari figur yang layak dan dapat memajukan prestasi atlet  olahraga di Ibukota Indonesia. 


Pengprov  DKI Jakarta  merupakan barometer kemajuan prestasi disegala bidang. Apalagi dalam dunia olahraga, semua fasilitas tercukupi, kecuali dayung yang belum memiliki Waduk sekelas Jatiluhur, Jawa Barat. 


Dengan fakta tersebut maka  menjadi pertimbangan yang signifikan sehingga  masyarakat olahraga melirik Johansyah Lubis yang syarat pengalaman berorganisasi dan berprestasi tinggi saat aktif sebagai atlet pesilat nasional yang menerobos juara dunia. (Sera-21)****

Komentar

Tampilkan