Iklan

Inilah Perjuangan Usma Hadi , Setelah Pensiun Buka Kedai Mie Ayam

7/07/21, 05:40 WIB Last Updated 2021-07-06T22:40:06Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



 Bekasi ,Aksara news.co.id -- Dari segi jenis, satu menu mi yang paling sering ditemui adalah mie ayam. Sudah bukan hal yang aneh melihat gerobak mi ayam di setiap sudut kota.



Namun, pernahkah Anda mencari tahu darimana asal muasal mie ayam



Di tanah kelahirannya, bakmi dibuat dari tepung terigu dan disajikan dengan kuah terpisah. Di atas mi biasanya ditambahkan lauk berupa potongan daging berbumbu serta sayuran. Daging yang umumnya digunakan di China adalah daging babi.



Namun, saat "hijrah" ke Indonesia melalui hubungan perdagangan, bakmi berubah menyesuaikan lidah lokal.


"Dalam perkembangannya daging babi diganti dengan daging ayam yang disemur kecap, karena mayoritas kerajaan kuno Nusantara merupakan kerajaan Islam," 


Bahkan, variannya semakin kaya. Ada mie yamin yang bercita rasa manis karena menggunakan kecap, ada juga yang memakannya langsung bersama kuah yang dicampur ke dalam mangkuk mie.


Hal serupa juga dikatakan oleh pedagang mie ayam Usma Hadi yang ditemui di tempat ia berdagang di jalan perjuangan Bekasi Utara Kota Bekasi .


Menurutnya ia berdagang mie ayam lantaran ia akan pensiun  dan ini harus di persiapkan matang  agar ketika pensiun ia sudah ada usaha , Ungkap Isma Hadi di warung mie ayamnya bahkan sekarang ia sudah membuka cabang di Galaxsi  , dan Grand City.


Alhamdulillah  sekarang  ia sudah bisa menghabiskan 3 kg sehari dari satu tempat ia berdagang ,kedepan ia ingin mempunyai tempat atau ruko mie ayam dan kalo bisa di teruskan usaha ini oleh anak dan keponakannya.


Menurut Usma Hadi ia belajar membuat mie ayam dari rekan kerjanya sewaktu ia masih bekerja di salah satu perusahaan rokok oleh orang cina dan sekarang ia sudah bisa merasakan usaha mie ayam ini berjalan lancar   walau dalam keadaan panelis yang sudah berlangsung dua tahun.

Di Indonesia sendiri, jika berbicara soal mie ayam, kawasan yang lekat dengan jenis makanan ini adalah Wonogiri, Jawa Tengah. Di daerah tersebut, mie ayam adalah menu sehari-hari warganya dan banyak dijajakan dalam bentuk gerobak seperti juga di kota-kota besar lain di Indonesi. (*)





Komentar

Tampilkan

Terkini