Iklan

Penyemprotan Disinfektan dan Giat Masker Cegah Penularan Virus Covid-19

7/01/21, 16:23 WIB Last Updated 2021-07-01T09:29:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID. JAKARTA- Upaya percepatan dan pencegahan penularan virus Covis-19 di wilayah Klender, khususnya diwilayah RW 010 dilakukan penyemprotan cairan disinfektan dan giat tertib masker. 



Harapannya dengan kegiatan tersebut dapat meminimalisir penularan virus Covid-19 dan menjadi efek jera agar warga disiplin dalam penggunaan masker sesuai Prokes. 


Mobil Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) dan satu unit sepeda motor yang dimodifikasi melakukan penyemprotan ke dalam lingkungan hingga kedalam gang- gang permukiman penduduk di 12 RT. 


Menurut Suparman, selaku korlap Dinas Damkar kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, kegiatan penyemprotan per harinya mencapai 45 RT atau di wilayah 3 RW. Timnya memgerahkan armada dengan kapasitas 2000 liter cairan disinfektan dan di backup dengan mobil cadangan air bersih satu unit dengan kapasitas 2000 liter. Untuk sepedamotor , dikususkan masuk kedalam gang- gang permukiman warga. 


Sekretaris RW 010, Andi Maradoni mengatakan kegiatan penyemprotan disinfektan telah berjalan cukup baik hingga sore hari. Bukan hanya jalan-jalan  lingkungan, sasaran penyemprotan masuk ke areal gang dengan cara manual. Para Ketua RT dan warga merespon positif kegiatan tersebut. "Penyemprotan disinfektan mendahulukan lingkungan yang terdapat jalan raya, disusul secara manual petugas dibantu Ketua RT dan warga," ujarnya. 


Ketua RT 09/RW 010, Ade Subijakto menuturkan permintaan warga agar penyemprotan tidak hanya di luar rumah, dipenuhi petugas Damkar dengan menyemprot halaman dan garasi rumah. 


Ketua RW 010 Ahmad Roby, menyatakan kegiatan Damkar ke wilayahnya menjadi bagian kerjasama di masa pandemi Covid-19. 


Sementara itu kegiatan tertib masker,Kamis (1/7) masih saja ditemui pelanggaran. Sangsi bagi pelanggar dengan menyapu jalan dan beberapa pelanggar diminta mengucapkan Pancasila. "Ada 14 warga yang abai bermasker, dan diberikan sangsi sosial," ujar Ganjar pengawas protokol  Covid-19 gugus tugas Kota Jakarta Timur. (Sera-21)

Komentar

Tampilkan

Terkini