Iklan

Stop Kekerasan Seksual Pada Anak Dinas P3AP2KB Kab Sambas Luncurkan Program ( PCKSA ) Kampung KB

6/14/21, 18:39 WIB Last Updated 2021-06-14T11:49:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



senin,14 juni 2021


Sambas, Aksaranews.co.id- Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  (P3AP2KB) Kabupaten Sambas akan meluncurkan Program Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Melalui Kampung KB Ter-Integrasi,melalui pembentukan Kelompok Peduli Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak (PCKSA) di Kampung KB Desa Tambatan Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Sanatab Kecamatan Sajingan Besar


Hal tersebut di katakan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas Hendy Wijaya, SKM,MPH bahwa Kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak sangat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis,moral, ekonomi dan melanggar hak asasi manusia dan bertentangan dengan nilai-nilai dan norma masyarakat. 


"bahwa kekerasan seksual yang terjadi di Wilayah Kabupaten Sambas pada masa pandemi Covid 19 ini cenderung meningkat. Selain itu faktor – faktor yang ikut mempengaruhi terjadinya kekerasan seksual pada anak akibat rendahnya pengetahuan orang tua dan masyarakat akan bahaya kekerasan seksual pada anak, Minimnya pengetahuan anak akan pelecehan seksual serta faktor ekonomi penyebab terjadinya kekerasan seksual."Ujar Hendy,Senin, (14/ 6/ 2021)



Lanjut nya lagi dijelaskan Hendy Wijaya, bahwa OPD nya akan meluncurkan Program Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Melalui Kampung KB Ter-Integrasi.


"yang merupakan upaya inovasi untuk menekan laju angka kejadian kekerasan seksual pada anak melalui pembentukan Kelompok Peduli Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak (PCKSA) di Kampung KB Desa Tambatan Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Sanatab Kecamatan Sajingan Besar."jelas nya


Yang mana menurut Hendy Wijaya Kelompok Peduli Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak (PCKSA) beranggotakan para ibu-ibu , tokoh masyarakat, kader dan para relawan yang berasal dari desa tersebut.


"Kelompok ini beranggotakan para ibu-ibu , tokoh masyarakat, kader dan para relawan yang berasal dari desa tersebut yang memiliki tekad yang sama untuk mencegah secara dini terjadinya kekerasan seksual pada anak."jelasnya lagi


Hal ini pun menurut  Hendy Wijaya mengungkapkan adalah sebagai pilot projek melalui 2 Desa Kampung KB dulu, dan selanjunya jangka menengah semua kampong KB.


"Akan dibentuk kelompok PCKSA dan jangka panjang nya semua desa terbentuk kelompok PCKSA dalam rangka mewujudkan Kabupaten Sambas Layak Anak, Zero toleran terhadap kekerasan seksual pada anak."ungkapnya


Hendy juga berpesan bahwa Peran penting pihak lain juga dibutuhkan, misalnya pengawasan dari keluarga untuk mencegah anak menjadi korban kekerasan seksual perlu dilakukan sejak dini. Pasalnya, kekerasan seksual masih menjadi momok menakutkan bagi para anak di Indonesia.


"STOP KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK."Tegas Hendy Wijaya


( Rai)

Komentar

Tampilkan

Terkini