Iklan

Ketum Pengprov TI DKI Jakarta Ivan Ronald Pelealu Tidak Sah. KONI DKI Sarankan Selesaikan Secara Internal.

5/20/21, 08:29 WIB Last Updated 2021-05-20T02:46:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID.JAKARTA- Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) agar segera membentuk badan Adhoc sebagai penyelesaian terbaik. Seperti diketahui KONI DKI Jakarta tidak dapat memberikan rekomendasi dikukuhkannya Ketua Umum Pengprov Taekwondo DKI yang dipimpin Ivan Ronald Pelealu karena tidak ada Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) .


Musprov Taekwondo DKI Jakarta secara aklamasi memilih Ivan Ronald Pelealu sebagai Ketua Umum periode 2021-2025 di Gedung Lemhanas ,Jakarta , Minggu (31/1). 


"Namun hingga berjalan 5 bulan ini, tak kunjung dilantik . Selain tidak ada LPJ , Ketum Ivan Ronald Pelealu masih merangkap jabatan sebagai Wakil Ketua Umum PB GABSI (Penguurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia)," ungkap Ketua Komisi Disiplin Pengprov TI DKI Jakarta, Sudirman Limbong kepada wartawan di Jakarta. 


Sudirman Limbong yang didampingi Wakil Sekretaris Umum Pemgprov TI DKI Jakarta, Firdaus mengatakan Ketum Ivan Ronald Pelealu tidak sah. 


Berdasarkan pasal 23 AD/ART KONI menyebutkan bahwa Ketua Umum  Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal/Sekretaris Umum dan Bendahara induk organisasi cabang olahraga dan badan keolahragaan fungsional anggota KONI Pusat tidak boleh merangkap jabatan pada organisasi keolahragaan tingkat Provinsi.


Sementara Ivan Pelealu sendiri hingga saat ini masih menjabat Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB.Gabsi).


Ketua Umum KONI Provinsi DKI Djamhuron Wibowo sudah mengingatkan dan meminta Pengprov TI DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan persoalan internal terlebih dahulu. Bahkan Djamhuron secara tegas pula mengatakan.KONI DKI Jakarta belum dapat meberbitkan surat rekomondasi jika persoalan internal belum diselesaikan.


Selain itu juga dalam Musprov tersebut  tidak ada laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus lama dalam hal ini Ivan.Pelealu sebagai Ketua Umum Pengprov TI DKI periode 2017-2021.


Sementara itu Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Pengprov TI DKI Jakarta  Sudirman Limbong juga mengungkapkan bahwa pelanggaran AD/ART KONI pasal 23 terjadi dalam internal kepengurusan TI tingkat kota. 


Sudirman kemudian mencontohkan rangkap jabatan Ketua Pengkot TI Jakarta Selatan berdasarkan Skep 04/PB.TI/1/2017 , yang bersangkutan menjabat Komisi Pertandingan TI DKI Jakarta masa bakti 2016-2020.


"Ketua Pengkot TI Jakarta Pusat dan Jakarta Timur juga rangkap jabatan. Jadi Musprov TI DKI Jakarta 2021 yang dilaksanakan 31 Januari itu tidak sah,"kata Sudirman.


Sudirman Limbong dan Firdaus menyatakan keprihatinannya kepengurusan TI DKI sekarang ini. Kegiatan Pelatda taekwondo dan kesiapan menuju PON Papua 2020 akan terganggu. DKI berhasil meloloskan atletnya sebanyak 23  atlet pada seleksi Pra PON. (Sera-21)****

Komentar

Tampilkan

Terkini