Iklan

Paska 5 Penambang Tertimbun Longsor , Aktivitas PETI Tetap Leluasa Menggunakan Alat Berat

4/15/21, 21:18 WIB Last Updated 2021-04-15T14:18:50Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Kamis, 15 April 2021


Bengkayang, AksaraNews.co.id-  

Paska korban jiwa sebanyak 5 (lima) orang yang tertimbun longsor di desa Goa Boma, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Kamis (1/ 4/ 2021).Masih belum membuat jera para penambang PETI Di antara perbatasan Singkawang- Bengkayang Kalimantan Barat.


Dari Kelima korban yang meninggal dunia tertimbun longsor, merupakan pekerja ditambang Emas ilegal Pasiran (Desa Goa Boma), kelimanya berasal dari wilayah Sanggau, Sambas, Pontianak, dan Singkawang. 



Kegiatan Penambang emas ilegal, Selain merusak lingkungan, selalu meregut korban jiwa , paska selepas nya lima  korban yang tertimbun longsor Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kabupaten Bengkayang masih tetap berjalan.


Kegiatan PETI tersebut menggunakan alat berat Excavator, dan leluasa melakukan aktivitas  penambangan, siapa dibelakangnya?, Bengkayang, Kalbar, Kamis, (15/ 4/ 2021).


Salah satu, Tambang emas ilegal tersebut terletak diDesa Goa Boma, yang berdekatan dengan batas  kelurahan  Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan.


Kepala Satuan Resort Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bengkayang, AKP Antonius, mengungkapkan ,  Kejadiannya pada hari  Kamis, 1 April 2021 (malam), dilokasi tambang emas ilegal terjadi longsor yang mengakibatkan  5 (lima) orang meninggal dunia, atas timbulnya korban tersebut, Anggota kami menuju tempat kejadian perkara(TKP).


Lanjut Kepala Satuan Resort Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bengkayang, AKP Antonius lagi menjelaskan " kami memeriksa lokasi kejadian, Mengamankan barang bukti, menyelidiki siapa pelakunya. Hari Sabtu kita mendapatkan pelaku ( WYN), yang akhirnya kita periksa beserta para pekerjanya, saksinya, setelah itu kita melakukan penahanan terhadap pelaku ( WYN)."jelas kasad


Kepala Satuan Resort Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bengkayang, AKP Antonius mengatakan kegiatan penambangan dilokasi tersebut sudah lama sekali, namun mereka melakukan kegiatan tersebut terkait dengan masalah penghidupan, mereka mengais rejeki dari penambangan emas ilegal, Tutupnya. ( Ray )

Komentar

Tampilkan

Terkini