Iklan

Limbah CPO Genangi Sungai Sambas , Siapa Yang Bertanggung Jawab ?

4/21/21, 10:22 WIB Last Updated 2021-04-21T03:22:45Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Selasa, 20 April 2021


Sambas, Aksaranews.co.id- Pemerintah Kabupaten  Sambas, maupun Penegak hukum Kembali di uji ketegasan nya untuk memberikan Sanksi kepada perusahaan sawit, maupun tindak hukum,   Pasalnya 150 Ton Limbah crude palm oil (CPO) Genangi Air Sungai Sambas, Perairan Sejangkung,  Kalbar, Selasa, ( 20/ 4/ 2021).



Limbah Menggenangi Sungai Sambas, diduga Akibat Kapal Tongkang Royal Palma IV Membawa crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mengalami Kebocoran didesa Semangga, Kabupaten Sambas,  Perairan Sejangkung. Sehingga air berubah warna menjadi oranye, diduga tercemar oleh limbah crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit, padahal masyarakat Sambas  masih ketergantungan dengan Air Sungai.


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hafsak Setiawan Menjelaskan, ketika kami melakukan sidak dilapangan, ditemukan penyebab tumpahan CPO di perairan sejangkung,  akibat kapal tongkang Royal Palma IV  memuat Crude Palm Oil(CPO) atau minyak kelapa sawit,  mengalami kebocoran di desa semanga, kapal tongkang pemuat CPO ini berkapasitas 3500 ton, dan menurut pengakuan ABK kapal ponton yg tumpah ke sungai sejangkung sekitar 150 ton CPO, Sambas, Kalbar, Selasa, (20/ 4/ 2021).


Komisi II akan memanggil perusahaan pemilik CPO  mengenai kenapa bisa kapal tongkang mereka mengalami kebocoran Dan mengakibatkan CPO mereka mencemari sungai sejangkung, Perusahaan harus bertanggung jawab terhadap pencemaran CPO yg terjadi d sungai sejangkung, dan perkara ini juga sudah ditangani di polres Sambas, Tutupnya. (Ray)

Komentar

Tampilkan

Terkini