Iklan

Kunjungi Vaksinasi Covid-19 di Kolese Kanisius, Menko Airlangga Hartarto: Penanganan Kasus Covid-19 di Indonesia Relatif Lebih Baik Dibandingkan Dengan Global.

4/09/21, 06:10 WIB Last Updated 2021-04-08T23:10:32Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID.JAKARTA - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah dimulai sejak 13 Januari 2021 yang lalu. Saat itu, Presiden Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang disuntik vaksin tersebut. Kini setelah program itu berjalan hampir 3 bulan lamanya sesuai data per 6 April 2021, sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (https://www.ekon.go.id/), menunjukkan bahwa tren presentase kasus aktif Indonesia sudah mencapai single digit sebesar 7,4% dan lebih rendah dari pada global sebesar 17,3 persen.  


Catatan positif lainnya adalah pada persentase kasus kesembuhan Indonesia 9,9 persen yang lebih tinggi dari pada global sebesar 80,5 persen. Hal ini tidak terlepas dari efektivitas pelaksanaan PPKM Mikro, di saat gelombang tiga (third wave) Covid-19 melanda beberapa negara. 


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa penanganan kasus Covid-19 di Indonesia relatif lebih baik dibandingkan dengan global. Hal tersebut dinyatakan oleh Menko Airlangga saat mengunjungi kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Alumni Kanisius Menteng 64 (AM64) bersama Keluarga Besar Kolese Kanisius di lokasi sekolah yang terletak di Jalan Menteng Raya 64, Jakarta Pusat. 


Menko Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) adalah lulusan SMA Kanisius angkatan 1981. 


Lebih jauh Airlangga juga menyampaikan program vaksinasi terus dijalankan untuk mencapai kekebalan komunal. Hingga 6 April 2021, progress vaksinasi nasional dosis 1 dan 2 telah melebihi 13,4 juta suntikan, dengan kapasitas vaksinasi dapat mencapai 500 ribu suntikan per hari. “Angka tersebut menjadikan Indonesia berada di urutan kedelapan di dunia. Bahkan, dalam hal penyuntikan yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin, Indonesia berada dalam urutan empat besar dunia,” terang Airlangga seperti dikutip dari laman Kementerian Koordinator yang dipimpinnya. 


Program vaksinasi Covid-19 oleh Alumni Kanisius Menteng 64 ditujukan kepada para lansia yang berdomisili di kota Jakarta. Penyuntikan tahap pertama telah dilakukan pada tanggal 8 – 18 Maret yang lalu dengan jumlah lansia yang disuntik mencapai lebih dari 4500 orang. Sejak tanggal 5 April yang lalu hingga 15 April mendatang dilaksanakan penyuntikan ke dua bagi para lansia tersebut. 


Menko Airlangga sangat mengapresiasi kerja Alumni Kanisius Menteng 64 dan Keluarga Besar Kolese Kanisius. “Model center (penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 untuk para lansia) di Kanisius harus diikuti di tempat lain. Dan per hari dapat dilaksanakan penyuntikan bagi 500 orang adalah hal yang baik,” ungkap Menko Airlangga di lokasi kegiatan, Rabu (7/4).(Sera-21)****

Komentar

Tampilkan

Terkini