Gelar UMKM Bekasi di SMK Binakarya Mandiri

4/06/21, 10:38 WIB Last Updated 2021-04-06T03:38:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 




Aksara news.co.id ,Kota Bekasi - Di masa pendemi yang semua unsur  usahawan itu bidang pendidikan , ekonomi dan berbagai bidang usaha lain banyak yang gulung tikar.



Namun tidak buat UMKM GBS yang sudah melanglang buana baik itu di Jawa Barat dan kota lainnya yang ada di Indonesia , berbagai ivent  mereka sudah ikuti  baik itu yang di selenggarakan oleh pemerintah daerah maupun pusat serta baik dari komunitas dan organisasi , ini tak lain kerja keras Sri Sugiarti  hingga umkm  yang ia dikoordinir sudah terkenal dengan hasil produk olahan makanan dan kerajinan tangan yang di buat oleh para anggotanya.



Saat di temui di acara gelar UMKM di SMK Binakarya Mandiri Ria salah satu yang di tunjuk oleh Sri Sugiarto mengatakan gelar UMKM ini untuk memperkenalkan jadi karya emak-emak yang tidak kalah dengan pabrikan  itu bisa kita liat dari pembuatan cemilan yang sudah di kemas secara modern  , " Ungkap Ria yang selalu aktif  memberikan keterangan terkait hasil karya UMKM yang di buatnya secara detai ."


Ada hal  yang menarik  gelaran umkm GBS di halaman SMK Binakarya  Mandiri yaitu dengan produk  bahan plastik yang di buat dari Bros  , kembang, tas , dompet sajalah , taplak meja lampion , tas belanja serta produk sabun dan aroma terapi  dari minyak jelantah .


Sedangkan penggiat  UMKM Sri Sugiarto berharap gelaran produk  umkm  di SMK Binakarya  Mandiri bisa berlanjut dan bisa menggerakan ekonomi di tengah pendemo covid  19 yang sudah lebih dari setahun.


Ditengah  gelaran UMKM Bekasi Kepala Sekolah  SMK Binakarya  Mandiri Nur Hadi sangat kagum akan karya  emak -emak yang membuat kerajinan dan marchindes  dari  barang atau limbah sampah yang sudah tidak terpakai bisa menjadi produk  yang nilai jualnya ada.


Sedang produk UMKM yang sudah masuk pasar supermarket seperti stik jengkol, onde - onde  ceplis  ,kentang  mustopa  , kuker marsa  ,kripik  pesona  , Ungkap Ria mengakhiri keterangannya. (*)

Komentar

Tampilkan