-->

Iklan

Tolak Buka Bar , Pegawai Hotel Batiqa Jababeka Di Aniaya Anak Sultan

1/05/21, 13:19 WIB Last Updated 2021-01-05T06:19:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



AksaraNews.contact.Id - Cikarang - Terjadi penyerangan di BATIQA Hotel Jababeka oleh tujuh orang tamu yang menimpa dua 

orang staff BATIQA Hotel Jababeka yaitu Fauzi selaku Staff Front Office dan juga Antonius Heru 

selaku Executive Chef yang pada hari itu tengah bertugas sebagai MOD (Manager On Duty).

Kronologi kejadian ini berawal ketika delapan orang tamu datang ke BATIQA Hotel Jababeka

pada sekitar pukul 02.00 pagi tanggal 3 januari 2021.


Berdasarkan rekaman CCTV, Tujuh orang pria dan satu wanita yang saat itu 

datang dalam keadaan mabuk.  mereka memesan salah satu kamar untuk mengistirahatkan

si tamu wanita. Tak berapa lama kemudian, ketujuh tamu pria tersebut datang ke konter Front Office dan menyampaikan bahwa mereka ingin mengorder minuman dari Fresqa Bistro, kemudian 

dijelaskan oleh korba, Fauzi bahwa restoran sudah tutup, karena jam operasional restoran dalam masa pandemi adalah jam 11 malam. Namun ketujuh tamu tersebut bersih keras untuk memesan 

minuman dari restoran, kemudian Security Hotel yang sedang bertugas segera menghubungi Heru 

yang sedang ditugaskan sebagai MOD hari itu melalui whatsapp.

Kemudia Heru bergegas turun untuk menghandle permintaan ketujuh tamu tersebut. 


Kemudian Heru menjelaskan kepada tujuh tamu tersebut bahwa mereka sudah tidak dapat memesan 

lagi dari Fresqa Bistro karena sudah diluar jam operasional. Namun mereka tetap bersih keras ingin 

konsum di area restoran. Lalu mereka meminta agar disediakan saja tempat untuk mereka minum dan 

minumannya mereka akan beli dari luar. Akhirnya Heru meminta waktu sebentar ke kantornya (yang 

berada dibalik konter FO) untuk menghubungi General Manager BATIQA Hotel Jababeka, Gustaf 

Adolf. Namun, selang 3 menit, mereka meminta Heru keluar dan memaksa masuk ke kantor, tapi tidak 

berhasil karena dihalangi oleh Fauzi. Namun, saat hendak mengahalangi mereka masuk, Fauzi dipukuli 

oleh mereka.


Tak lama kemudian korban keluar dari kantor, salah satu dari ketujuh pria tersebut menarik 

kerah bajunya sampai robek menuju ke area Game Corner, korban didorong, dipukuli, 

ditendang sampai korban terjatuh. Tanpa ampun, para pelaku secara bergantian mengeroyok 

Korban yang pada saat itu tidak memberikan perlawanan. Kemudian Heru diminta untuk pulang oleh 

mereka, bahkan pada saat berjalan menuju area luar hotel, mereka tetap memukul, dan menendang korban. Ketika petugas keamanan hotel hendak melerai, salah satubPelaku 

mengaku bahwa salah satu dari anggota mereka adalah TNI.


Dua anggota polisi berseragam datang karena dihubungi oleh para pelaku 

untuk membawa Heru ke polisi dengan tuduhan atas perilaku tidak sopan, kemudian datang juga 

security kawasan Jababeka, namun tidak ada satupun dari mereka yang menghentikan pengeroyokan 

 tersebut. 

Ujar General Manager BATIQA Hotel Jababeka, Gustaf 

Adolf.


Kejadian tersebut berlangsung dari jam 02.25 sampai dengan 03.30 pagi, saat ini kedua korban, 

Heru dan Fauzi mengalami luka-luka dan lebam akibat pengeroyokan. Kasusnya kini di tangani petugas kepolisian Polsek Cikarang Selatan. ( sofyan)

Komentar

Tampilkan

Terkini