Iklan

Mantan Anggota DPRD Kab Bekasi Pastikan Mobil Operasional Sudah di Kembalikan

1/08/21, 21:31 WIB Last Updated 2021-01-08T14:31:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

&


AksaraNews.co.id - CIKARANG - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi memastikan sejumlah kendaraan operasional yang digunakan ketua Fraksi dan Komisi sudah diserahkan ke Pemerintah daerah.


"Setahu saya mobil operasional sudah dikembalikan semuanya ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi," kata Sekjen Nasden Kabupaten Bekasi, Dede Iswadi saat dihubungi aksaranews.co.id via sambungan telepon, Jumat (8/1/2021).


Ia juga meralat terkait jumlah 18 unit kendaraan operasional yang diberitakan salah satu media lokal di Bekasi.


"Jumlah seluruhnya ada 12 unit bukan 18 unit. 8 unit digunakan ketua fraksi dan 4 unit untuk ketua komisi," terangnya.


Ia juga menyampaikan, mobil operasional yang digunakan fraksi Nasdem sudah diserahkan ke Pemkab Bekasi.


"Fraksi Nasdem sudah kembalikan mobil," ucap Sekjen DPD Nasdem Kabupaten Bekasi.


Untuk diketahui, Kabid Aset BPKAD Kabupaten Bekasi Asep Setiawan menyebutkan sebanyak 18 unit mobil dinas (mobdin) atau kendaraan operasional yang digunakan para anggota dewan belum dikembalikan seluruhnya. 


"Dari catatan kami, ada 18 mobdin dewan yang belum dikembalikan. Dan kami sudah menyampaikam surat, namun belum ada tindak lanjut. Jadi, kami minta kesadarannya," ujar Asep seperti dikutip radarbekasi.id, Rabu (6/1/2021).


Adapun pengadaan pinjam pakai kendaraan dinas tersebut yakni Honda CRV. 


Mereka yang belum mengembalikan kendaraan yang dinas itu bukan hanya anggota dewan periode 2014-2019, tapi juga yang kemudian terpilih kembali di periode 2019-2024.


Namun, anggota dewan lama yng tidak terpilih kembali pun belum mengembalikan kendaraan dinasnya. Hingga kini, mereka masih "membawa kabur" kemdaraan yang berharga ratusan juta itu.


Bahkan, saat ditelusuri, kata Asep, ada kemdaraan dinas yang sebelumnya digunakan anggota dewan justru digadai.


"Itu kami telusuri kendaraan-nya ada di Jawa Tengah, mobilnya CR-V. Kami mau ambil, orang yang pegang mobilnya minta diganti sama mobil yang sama. Dan jelas tidak bisa," tegas Asep. (Sofyan)

Komentar

Tampilkan

Terkini