-->

Iklan

SKK Migas Terapkan Prinsip Anti Penyuapan

11/19/20, 12:52 WIB Last Updated 2020-11-19T06:17:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Akasaranews.co.id- Jakarta. Menurut Sekretaris SKK Migas sekaligus Plt Deputi Pengendalian Pengadaan, Murdo Guntoro, penerapan sistem manajeman anti penyuapan ( SMAP ) merupakan upaya yang ditempuh pihaknya untuk mewujudkan perbaikan tata kelola guna mendukung pelaksanaan peran dan fungsi SKK Migas menjadi optimal dalam pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha hulu migas.

Dengan perputaran bisnis yang mencapai ratusan triliun setiap tahun yang rawan dengan praktik korupsi, maka pihaknya merasa penting untuk menjaga proses pengambilan keputusan investasi yang tidak terganggu oleh faktor non-investasi seperti penyuapan.


“ Tentunya perbaikan tata kelola ini merupakan upaya bersama dari seluruh fungsi yang ada di SKK Migas untuk secara konsisten menerapkan nilai – nilai dan kebijakan anti penyuapan dalam pelaksanaan aktifitas maupun tugas pokok dari fungsi masing – masing yang ada di SKK Migas” ucapkan Murdo, dalam siaran pers yang diterima aksaranews.co.id, Kamis ( 19/ 11 / 2020 ).


Sementara itu, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa ( PPBJ ) Erwin Suryadi mengatakan, bahwa divisi yang menjadi naungannya menjadi salah satu sampling audit surveillance oleh BPK pada tanggal  2 – 6 November 2020 lalu menjadi bukti bahwa perubahan dan terobosan yang telah dilakukan mengenai tata kelola proses pengadaan, mampu memberikan hasil yang memuaskan.


Erwin menambahkan, telah terjadi penurunan temuan sektor pengelolaan rantai yang sangat signifikan  dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, dari yang sebelumnya sebesar $162,93 Juta pada tahun 2018, menjadi $8,19 Juta pada tahun 2019.

Komentar

Tampilkan

Terkini