Iklan

Proyek 29 Milar , Progres Berjalan 35 Persen , Pekerja Mengabaikan Keselamatan Kerja

11/17/20, 10:21 WIB Last Updated 2020-11-17T03:21:21Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Selasa, 17 November 2020


Sambas, Aksaranews.co.id-   Kegiatan Proyek Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri Sambas sedang berjalan dan dikejar target, kecepatan atau progres kerja harus nya di imbangi dengan keselamatan kerja. Masih banyak ditemukan di proyek tersebut pekerjaan tidak menggunakan helm atau pelindung kepala dan sepatu .



Proyek tersebut masih dalam proses pengerjaan yang mana dana yang di kucurkan tersebut senilai Rp. 29.999.547.000,- dengan waktu pelaksanaan 120 ( seratus dua puluh ) hari kalender  yang di duga kuat bersumber dari uang Negara yang di peruntukan untuk membangun Proyek pekerjaan Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri di kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa, ( 17/ 11/ 2020).

    

Kegiatan Pelaksanaan pembangunan  gedung 3 Lantai ( gedung kuliah terpadu II poltek Negeri Sambas)  baru berjalan 35 Persen dan masih dalam proses pembangunan , dan bulan Desember harus selesai. 


Saat awak media turun kelapangan, masih banyak pekerja tidak mengindahkan keselamatan kerja, tidak menggunakan pelindung kepala, maupun sepatu.


Kegiatan proyek tersebut bersumber Dari Dana : SBSN - APBN Tahun 2020 dengan nomor kontrak 052/01.PPK/KU/PL37/2020 dengan tanggal kontrak 27 Agustus 2020 dengan jumlah nilai kontrak Rp. 29.999.547.000,- waktu pelaksanaan 120 ( seratus dua puluh ) hari kalender penyediaan jasa PT cakrawala Surya raya KSO PT. BOB Putra Utama 

konsultan MK : PT Sarana Budi prakarsaripta KSO CV. Identitas 

konsultan review : PT.Dewi Permata Mandiri


Erik Darmansyah selaku kordinator Proyek Pembangunan Gedung kuliah terpadu II Politeknik Negeri Sambas menjelaskan kontrak proyek  sudah  berjalan dari 24 agustus 2020, terkendala karena direktorat nya baru, anggaran nya sudah ada tapi Masih belum bisa dilaksanakan dan baru bisa di proses bulan Maret, dan itu baru masuk dalam yang membutuhkan waktu tiga bulan. Dibulan Juni perencanaan lelang fisik 1 bulan,  jadinya agak sedikit terlambat pengerjaannya.

 sudah selesai dan

Terkendala pertama adalah Perencanaan lelang fisik 1 bulan 

Lelang konsultan lelang 2 bulan 

Setelah itu kerja Akhirnya baru tanggal 24 agustus baru kontrak akhirnya bangunan 4 bulan dengan 3 lantai dan secara hitung-hitungan teknis kan agak rawan lah dan di prediksi bulan 2 ( februari 2021 ) baru terselesaikan. 

Pekerja yang ada  40 s/d 50 orang pekerja, keterlambatan lain di akibatkan cuaca musim penghujan. mengenai pekerja yang mengabaikan keselamatan kerja, kita sudah berkali- mengingat kan, jelas Erik.


Kita berharap dengan pembangunan gedung kuliah terpadu ll ini  yang di dukung pemerintah melalui SBSN ,

mudah-mudahan dapat mendukung proses pembelajaran yang ada di politeknik dikabupaten sambas, ini tentu harapan kami selaku pengguna di politeknik negri sambas bisa berjalan secara baik,  lancar,  dan sesuai dengan apa yang kita harapkan.  kami mohon  dukungan dari  semua pihak, Mohon doanya agar ini berjalan lancar sesuai apa yang kita harapkan, Tutup Erik. ( Tim)

Komentar

Tampilkan

Terkini