Iklan

DPRD Sambas Serous Sikapi Dugaan Pencemaran Lingkungan Oleh PT RWK

11/14/20, 06:47 WIB Last Updated 2020-11-13T23:50:42Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini






Sambas, Aksaranews.co.id- DPRD Kabupaten Sambas serius  mengungkap Tuntas terkait Dugaan pencemaran lingkungan Yang dilakukan PT. Rana Wastu Kencana ( RWK), Sambas, Kalimantan Barat,  Kamis, ( 12/ 11/ 2020).



Keseriusan DPRD Kabupaten Sambas tersebut dibuktikan lewat Hearing bersama  bersama Lembaga Penggiat Lingkungan, Masyarakat Sambas, Insatansi Terkait, institusi, Mahasiswa ( HMI) di Ruang Sidang Komisi II Kabupaten Sambas.


Hearing atau  Rapat dengar pendapat ini di laksanakan di Kantor DPRD Sambas, Ruang Rapat Komisi II,  beralamat di jalan Pembangunan. Hearing dihadiri Komisi II, Wakil ketua DPRD Sambas, Komisi I, Mahasiswa ( HMI), Masyarakat, Instansi, maupun  institusi terkait.


Rapat dengar pendapat dilakukan,  menindaklanjuti pengaduan masyarakat, Penggiat Lingkungan, Sidak DPRD Sambas (komisi II), bahwa ditemukan banyak limbah Pabrik cemari Lingkungan, sehingga Cemari aliran anak Sungai disekitar nya.


Dan Merujuk Pada Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pasal 28H Undang- undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan pasal 70 Bab XI UU RI Nomor 32 Tahun terkait peran masyarakat.


Wakil Ketua DPRD Sambas, Ir. H. Arifidiar, Mengataka pada hari ini DPRD sesuai dengan jadwal, menjadwalkan menerima Hearing rapat dengar pendapat yang diajukan oleh salah satu lembaga Pengiat lingkungan (WAPATARA) oleh saudara Andre Mahyudi dan Masyarakat, Kamis, ( 12/ 11/ 2020).


Sebenarnya pelapor sejak dini yang juga secara person mengikuti bagaimana kondisi lingkungan bagaimana kondisi investasi di kabupaten Sambas yakni saudara Bima beserta Tim nya.


Dan itu semua bagi DPRD dipandang penting makanya kami segera untuk jadwal  pada hari ini mendengarkan masukan apa yang menjadi laporan adalah adanya indikasi,  

artinya adanya penampakan-penampakan adanya kejadian-kejadian proses-proses yang terindikasi mencemari lingkungan oleh satu salah satu perusahaan.


Maka hari ini kita undang semua,  kita panggil sesuai keinginan dari yang meminta hearing, salah satunya WAPATARA meminta dihadirkan pihak perusahaan  dihadirkan pihak dinas perizinan dan stakeholder lainnya maka kita hadirkan hari ini.

 

Keselamatan rakyat paling utama dan  kepentingan, serta  keamanan rakyat adalah paling penting dan prioritas bagi kami,  sehingga semua itu harus kita ungkap tuntas, Ujar Arifidiar.


DPRD Sambas akan mendalami ini,  dan akan mengkonsultasikan kepada pihak-pihak ahli. jika dipandang perlu, kami  akan membentuk Pansus untuk hal ini. Tutup Arifidiar. (Tim)

Komentar

Tampilkan

Terkini