Iklan

Penggiat Lingkungan Apakah, Perda Kab Sambas No7 Tahun 2006 Hanya Pajangan ?

10/07/20, 17:07 WIB Last Updated 2020-10-07T10:07:26Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Rabu, 7 Oktober 2020


Sambas, Aksaranews.co. id - Perda Kabupaten Sambas Nomor 7 Tahun 2006 mewujudkan kota dan desa yang indah, bersih, sehat, tertib, aman, tenteram, nyaman dan teratur, sesuai dengan visi Kabupaten Sambas, perlu mengatur tentang pelaksanaan kebersihan dan ketertiban umum dalam daerah Kabupaten Sambas


Hal tersebut Bertolak belakang, di lapangan, Banyak pihak menyayangkan keberadaan plang Larangan Berjualan yang tidak di indahkan oleh pedagang kaki lima,  jalan pembangunan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.


Kegiatan pedagang kaki lima tersebut sangat  mengganggu pengguna jalan Raya dan  membayakan pengguna jalan Raya yang melintas, di karenakan pedagang berada di bibir jalan.


Penggiat Lingkungan, Andrey, mengatakan plang tersebut sudah jelas melarang Berjualan ditrotoar, di pinggir Jalan, dan atau badan jalan sesuai Perda Kabupaten Sambas Nomor 7 Tahun 2006, dan ancaman nya sudah jelas bagi pelanggar, Pidana 3 (tiga) bulan kurungan atau denda Rp. 50.000.000,- ( lima puluh juta rupiah), Rabu, ( 7/ 10/ 2020).


Namun tidak ada Penindakan dari pemerintah daerah, Saya berharap ada penertiban maupun penindakan dari insatansi, maupun Institusi terkait, jelas Andrey


Plang Tersebut Dibuat pakai uang negara,  sepertinya tidak ada  kepedulian, dimana wibawa nya, gimana nasib lingkungan Pemangkat akan datang,  apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita nanti, Tutup Andrey.

(Tim)

Komentar

Tampilkan

Terkini