Iklan

Panglima TNI: Pemimpin Berkualitas Harus Mampu Menjadi Teladan

10/14/20, 18:21 WIB Last Updated 2020-10-14T11:21:28Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID. JAKARTA-PanglimaTNI, Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto menegaskan, pendidikan pada level kepemimpinan diharapkan menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan berkarakter sebagai teladan dan mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi. 


Hal itu disampaikan Panglima TNI, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasum TNI, Letjen TNI, Joni Supriyanto dalam memberikan pembekalan akhir kepada peserta pendidikan Sespimti ( Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi) Polri Dikreg Ke 29 dan Sespimmen ( Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah) Polri Dikreg (pendidikan reguler) ke 60 secara virtual di Mabes TNI, Cilangkap, JakartaTimur, Selasa(13/10) 


Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan " A leaders lead by example not by force, " Sesuai dengan prinsip kepemimpinan yang disampaikan Sun Tzu ribuan tahun lalu, masih sangat relevan sampai saat ini. Begitu juga bahwa selalu ada resiko ketika seorang pemimpin mengambil inisiatif untuk menghadapi ketidakpastian seperti medan perang, yang disebut  Clausewitz sebagai " the fok of war".


 " Inilah yang membedakan seseorang pemimpin dengan pengikut. Anak buah berkewajiban mengkuti perintah, tapi pemimpin berkewajiban mengambil resiko, mengambil keputusan dan memberikan perintah yang tepat, walaupun dihadapkan dengan ketidakpastian, " ujar Panglima TNI, 


Seperti yang disiarkan Pusat Penerangan TNI, PanglimaTNI menegaskan bahwa dalam organisasi militer kewenangan komando menjadi dasar kepatuhan yang bersifat mutlak. Tapi yang tidak boleh dilupakan bahwa otoritas yang dimiliki pemimpin membawa tanggung jawab yang besar. Otoritas untuk mengambil keputusan dan memberikan perintah, yang memiliki resiko hilangnya nyawa bagi anak buah, apabila ada suatu kesalahan, maka pemimpin harus bertanggung jawab. 


Panglima TNI, meminta siswa Sespimti dan siswa Sespimmen agar selalu siapkan diri untuk menjadi pemimpin yang kompeten untuk menerima tanggung jawab sebagai konsekuensi dari kewenangan yang diberikan. Karena kepemimpinanan adalah keseimbangan antara kewenangan dan tanggung jawab. 

   

" Pemimpin tidak berarti apa apa tanpa ada anggota yang dipimpinnya. Kedekatan yang dimaksud bukan semata mata secara fisik, tapi juga berarti keyakinan dua arah antara pemimpin dan yang dipimpin, " jelas Panglima TNI

  

Selain itu ada hal yang sangat mendasar yang perlu diaplikasikan di lapangan berupa keteladanan, inisiatif, tanggung jawab dan kompetensi yang dimiliki seorang perwira. Hal itu akan menimbulkan keyakinan kepada bawahan bahwa mereka dipimpin untuk menuju kemenangan. 

   

Sebaliknya komandan yang betul betul memahami bawahannya memiliki keyakinan bahwa mereka sudah dipersiapkan dengan sebaik mungkin  dan akan memberikan yang terbaik di medan tugas. 

  

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa tidak ada pemimpin yang lahir begitu saja, "leaders are made not born". Pemimpin strategis yang tidak menyiapkan dirinya dengan baik, akan menjadi sumber permasalahan untuk organisasi. " Siapkan diri kalian lahir dan bathin untuk menjadi pemimpin yang baik dengan mengenali diri sendiri secara jujur untuk menemukan kekurangan dan kelebihan serta memanfaatkan setiap waktu dan kesempatan untuk selalu berlatih dan belajar, "tegasnya

   

Diakhir pembekalan, Panglima TNI, kembali mengingatkan pentingnya sinergi TNI- Polri sebagai kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan nasional. 

  

 Dalam amanat UU sudah jelas apa tugas pokok TNI dan Polri. Ada kata melindungi dalam rumusan tugas pokok itu. Melindungi segenap bangsa, melindungi dan mengayomi masyarakat." Itulah irisan tugas kita, yang harus kita laksanakan bersama. Tidak ada lagi dikotomi TNI- Polri. Yang ada adalah wilayah sinergi antara TNI- Polri bersama komponen bangsa lainnya. JikaTNI - Polri bersatu dan bersinergi dari atas sampai bawa, saya yakin masyarakat akan tenang dan bagi yang berniat jahat berpikir beribu kali untuk berbuat kekacauan, " ujar Panglima TNI . ( edl )****

Komentar

Tampilkan

Terkini