Iklan

Ketum Agus Herkambang Pengurus Besar PMII , Akab Tempuh Jalur Hukum Terjait Insiden Kader du Kab Bekasi

10/09/20, 19:37 WIB Last Updated 2020-10-09T12:37:53Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Aksaranews.co.id Kabupaten Bekasi 

 Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja oleh Aliansi Mahasiswa Kabupaten Bekasi di Jababeka Raya, Kecamatan Cikarang utara berujung ricuh sehingga salah satu mahasiswa atas nama Nasrul Ketua komisariat PMII harus dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi yang mengenaskan kepala bersimbah darah pada 7 oktober 2020.


Hal ini langsung ditangapi dari Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam konferensi pers sekaligus menjenguk saudara nasrul di Rumah sakit sentra medika Cikarang,Jumat (09/10/2020).


“Tadi saya baru saja menjenguk sebentar sahabat kita nasrul,hari ini bukan hanya terjadi dibekasi tapi hampir seluruh indonesia tentu saja saya selaku ketua umum menyangkan sikap represif aparat kepolisian atas tindakan yang dilakukan kepada temen-temen PMII khusus nya umumnya massa aksi. Jadi minta saya dalam kesemapatan pada hari ini kepolisian bertangung jawab secara penuh atas korban kami , korban kader kader kami yang dipukul diperlakukan tidak secara manusiawi . Apa yang kita sampaikan adalah bentuk kritik kita kepada pemerintah”kata Agus herlambang.


Masih kata Agus,pengurus besar PMII akan mengawal melakukan advokasi pertama seluruh kader kader kami terluka,kedua kader kami yang masih ditahan pihak kepolisian.


“Baru hari ini tersampaikan baru hari ini ada sekitar 36 kader kita ditahan, dan saya yakin belum semua nya lapor .saya minta teman-teman kita dibebaskan supaya tidak memicu kemarahan baru kritik kita kemarin adalah bentuk kemarahan terhadap apa yang dilakukan DPR dan Pemrintah jangan sampai triger baru dari aktvis aktivis mahasiswa untuk gelombang gelombang aksi selanjutnya”


pihaknya pun akan tempuh jalur hukum terkait insiden kader PMII sahabat nasrul dibekasi aksi di jababeka .


“Oh Tentu saja,jadi saya meminta ini tanggung jawab kepolisian . Kita dipusat secara nasional  bentuk Tim Advokasi merekaputilasi korban korban. Akan menempuh jalur-jalur sebagai mestinya”tegasnya agus.(Eman)

Komentar

Tampilkan

Terkini