Iklan

Sopir Ambulans Unjuk Rasa Di Balaikota Minta Tidak Dipecat

10/22/20, 21:35 WIB Last Updated 2020-10-22T14:36:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



 AKSARANEWS.CO.ID. JAKARTA- Sopir ambulans  dari Perkumpulan Pekerja Ambulans Gawat Darurat (PPAGD) melakukan unjuk rasa di Balaikota Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dan  Dinas Kesehatan DKI, Kamis (22/10). 


Mereka menuntut Gubernur Anies Baswedan dapat menjamin kenyamanan bekerja karena adanya tindakan  intimidasi dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan  pejabat Dinkes DKI.


Selama ini  sopir ambulans sering bermasalah  dalam melindungi diri  bahkan minim fasilitas dari Dinas Kesehatan.  Hampir 80 persen dari 750 pegawai Non ASN positif Covid-19. Dinas Kesehatan juga tidak melakukannya proses 3T atau Testing, Tracing dan Treatment secara berkala kepada para tenaga kesehatan.


"Pengadaan Baju APD yang tidak sesuai standar yang diduga adanya mal admistrasi dalam prosesnya," dalam rilis KSPI.


Tidak memberikan hak ruang istirahat dan laktasi bagi para petugas CCA AGD Dinkes. Tidak mendapatkan insentif sesuai amanah yang tertuang dalam dalam Pergub DKI Nomor 23 tahun 2020 tentang Pemberian Insentif kepada tenaga Kesehatan dan tenaga penunjang Kesehatan dalam penanggulangan Bencana Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Bahkan mereka mengaku belum dibayarkannya Iuran BPJS Ketenagakerjaan hak pegawai semenjak Bulan Maret 2020.Demikian yang dilansir SuaraJakarta.id.


Perkumpulan Pekerja Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta (PPAGD) adalah Serikat Pekerja yang ada di Unit Pelayanan Ambulans Gawat Darurat Dinkes DKI Jakarta yang telah mendapat legalitas dari Sudinnakertrans Jakarta Utara dengan Tanda Bukti Pencatatan 910/III/S/IX/2009 dan memiliki akta pendirian di Notaris Estrelyta Taher SH dengan No. 04/2017 serta terdaftar di Kemkum HAM dengan SK nomor HAM AHU-0015104.AH.01.07.TAHUN 2017.


Sampai saat ini AGD Dinkes memiliki 80 unit ambulans gawat darurat type advance dan 25 Unit Reaksi Cepat Ambulans Motor yang tersebar di 64 titik di wilayah DKI Jakarta.(Sera-21)****

Komentar

Tampilkan

Terkini