Iklan

SMF Kucurkan Rp.2,250 Miliar Dukung Pemulihan Ekonomi Di Desa Kemuning Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah

10/02/20, 16:43 WIB Last Updated 2020-10-02T09:46:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



AKSARANEWS.CO.ID.  Jawa Tengah – PT Sarana Multigriya Finansial  (Persero) atau SMF kembali merealisasikan Program Kemitraan Pembiayaan Homestay, kali ini di Desa Kemuning, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor pariwisata di daerah.



 Direktur SMF ,Trisnadi Yulrisman, dan Direktur BUMDes Kemuning Makmur, Joko Sugiarto, di Balai Branti, Desa Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (1/10) menandatangani  Perjanjian Kerja Sama (PKS) SMF dengan BUMDes Desa Kemuning disaksikan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budhi Arie Setiadi, Kepala Desa Kemuning, Widadi Nur Widyoko, dan Ketua Yayasan Menuju Indonesia Emas (YMIE), Marsudi Wahyu Kisworo.


SMF  sebagai pemberi pembiayaan homestay kepada Masyarakat di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah melalui BUMNDes. Total pembiayaan yang disalurkan SMF untuk pengembangan  destinasi wisata di desa tersebut sebesar Rp2,250 miliar.


Direktur SMF, Trisnadi Yulrisman mengatakan bahwa penyaluran pembiayaan homestay ini merupakan  bagian dari komitmen SMF untuk ikut mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan oleh Pemerintah khususnya di sektor pariwisata .


“Sebagai Special Mission Veehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, di tengah pandemi Covid -19 , SMF berkomitmen seluas-luasnya memberikan manfaat kepada masyarakat .   SMF selalu siap untuk dan didayagunakan untuk menjadi pendorong majunya pertumbuhan sektor pariwisata seiring dan sejalan  program Pemerintah dalam pemulihan kondisi ekonomi nasional,” katanya.


Trisnadi Yulrisman mengharapkan dengan kerja sama tersebut potensi wisata di Kabupaten Karanganyar lebih berkembang dan  pastinya dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat yang sesuai Program PEN.


“Kami meyakini dengan pergerakan homestay di Desa Kemuning dapat menaikkan pendapatan  utamanya di sektor pariwisata. Manfaat penyaluran pembiayaan ke homestay positif menumbuhkan potensi ekonomi baik bagi pemilik homestay maupun masyarakat sekitar,” tambah Trisnadi.


 Trisnadi mengungkapkan dengan  program pembiayaan homestay , dapat memberikan  sisi dampak sosial. Karena dengan pembiayaan homestay dapat meningkatkan kualitas aspek kesehatan, pendidikan, pekerjaan, kekayaan, tingkat pendapatan, kualitas hidup, perdagangan, dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungannya.


Program Pembiayaan Homestay merupakan salah satu program penugasan khusus kepada SMF dari Pemerintah. Sepanjang tahun 2019, SMF telah bersinergi dengan pera pemangku kepentingan dalam merealisasikan Program Kemitraan berupa Program Pembiayaan Homestay di Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang berlokasi di Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). (Sera-21)***

Komentar

Tampilkan

Terkini