Iklan

Ketua Umum Perduli Lingkungan Aspresiasi Komunitas Save Kali Cikarang

9/19/20, 08:02 WIB Last Updated 2020-09-19T01:02:42Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Aksaranews.co.id Kabupaten Bekasi Tumpukan sampah tak lagi nampak terlihat di sepanjang aliran Kali Cikarang, salah satunya di Kampung Warung Bangkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Sekarang, lokasi itu jadi kawasan Hutan Bambu sebagai tempat nongkrong, jajanan hingga wisata. Ketua Umum Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija) H. Sunawan menyebut aksi bersih-bersih sungai yang dinisiasi relawan save Cikarang saat upacara perayaan HUT RI ke 75 berbuah manis. Kegiatan yang diberi nama "Gerakan 1.000 Relawan Memerdekakan Kali Cikarang" itu menyusuri kali sepanjang 2,5 kilometer. Kegiatan itu juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. Ia bersama dinas terkait ikut menyusuri Kali Cikarang dengan menggunakan perahu karet. "Alhamdulillah Bupati bisa memberikan apresiasi kepada mereka, relawan bisa membersihkan sungai dari sampah," tutur Sunawan.Jumat (18/9/2020). Ia menuturkan, keinginan mengembalikan air bersih tanpa sampah dan limbah pabrik seperti 20 tahun silam, menjadi harapan relawan lingkungan Kali Cikarang. Tujuannya agar air sungai dapat dinikmati oleh warga untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK). "Tahap pertama menurut relawan itu, airnya itu supaya bersih seperti puluhan tahun kebelakang. Kalau hari ini, sudah hampir 50 sampai 60 persen air sudah bersih bisa diminum," tuturnya. Mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, ini mengapresiasi relawan Save Kali Cikarang telah memiliki itikad baik, turun langsung membersihkan sungai dari sampah rumah tangga yang dibuang masyarakat. Berkat adanya relawan itu, Kawasan Hutan Bambu bisa bersih dan meringankan beban pemerintah daerah. "Saya apresiasi relawan lingkungan yang berani membuat program ekstrim, yang kira-kira relawan lain tidak akan melakukan hal itu tanpa menggunakan alat canggih. Dengan alat alat manual, relawan bisa mengerjakan angkut sampah di kali," ujarnya. Tak hanya tumpukan sampah di kawasan itu, limbah pabrik terlihat sudah berkurang. Kedepannya, Kali Cikarang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lahan pertanian sebagai fungsi irigasi. "Saat ini sudah hampir 50 ton sampah yang diangkut UPTD Kebersihan hingga wilayah Cikarang Jati," ujarnya. Pengelolaan kawasan Hutan Bambu, Warung Bongkok, oleh sejumlah komunitas lingkungan ini berkeinginan membuat revolusi kebersihan kali. Karena kebutuhan manusia adalah air.(Eman)
Komentar

Tampilkan

Terkini