Iklan

Semi final Piala Champions Awas, Jebakan Serangan Balik Lyon

Rabu, 19 Agustus 2020, 4:45 PM WIB Last Updated 2020-08-19T09:45:14Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



AKSARANEWS.CO.ID - Klub asal  Perancis, Paris Saint Germain (PSG), berhasil melaju ke partai puncak liga Champions setelah menghempaskan RB Leipzig 3 - 0, di semi final, Selasa(18/8/2020) atau Rabu (19/8) dini hari WIB.

Sukses yang diraih PSG ini merupakan pertama kalinya tampil di final pertandingan antar klub elite Eropah. Kerja keras para pemain dan tim offisial tinggal selangkah untuk mengenggam juara liga Champions musim 2019/2020. Neymar dkk, menunggu hasil semi final lainnya antara antara Olympique Lyon menghadapi juara bundesliga Jerman, Bayern Munchen, Rabu (19/8) atau (20/8) dini hari WIB di Estadio Jose Alvalade, Lisbon yang juga menjadi tempat partai puncak final piala Champions, Minggu 23/8) atau, Senin (24/8) WIB.

Seperti sudah diketahui partai semi final telah menghadirkan dua tim elite Perancis  Olympique Lyon dan PSG, serta dua tim asal Jerman, Bayern Munchen dan RB Leipzig. Nah, siapakah bakal lawan PSG, di partai final nantinya. Apakah sesama tim Perancis , Olympique Lyon atau menghadapi tim asal Jerman Bayern Munchen?. Yang jelas pertandingan di partai puncak  untuk merebut  tropy si Kuping Besar bakal berjalan seru dan sengit serta menarik untuk ditonton. Apakah itu PSG menghadapi tim senegaranya , Olympique Lyon, atau Bayern Munchen.
Lyon vs Bayern

Partai semi final lainnya utk merebut satu tiket ke final yg dipentaskan Selasa malam atau Rabu subuh WIB tak kalah menariknya. Olympique Lyon maupun Bayern Munchen adalah dua tim yang amat perkasa dalam kompetisi di negara masing masing. Lyon tujuh kali menjuarai Lique 1 dan  tujuh kali juga Piala Super, serta empat kali juara piala Perancis dan prestasi gemilang lainnya di dalam negeri.

Tim yang ditangani Rudi Garcia ini untuk kedua kali masuk semi final liga Champions. Musim 2009 - 2010. Setelah absen 10 tahun tim yang dijuluki Les Gones akhirnya kembali hadir di semi final kompetisi elite antar klub eropah. Uniknya Lyon bertemu lawan yang sama seperti 10 tahun lalu, yakni Bayern Munchen.

Sementara Bayern Munchen memiliki prestasi gemilang dan moncer baik di dalam negeri maupun di luar Jerman. 26 juara Bundesliga, 5 kali juara Piala Champions, musim 1973/74, 1974/75, 1975/76, 2000/2001, dan 2012/2013, dan sekali juara Piala Dunia antar klub FIFA tahun 2013.

Menilik prestasi gemilang kedua tim yang berlaga, ini diatas kertas Bayern Munchen bakal menghempaskan Lyon. Namun sepakbola bukanlah matematika. Melainkan banyak hal mendukung untuk mencapai kemenangan. Mulai dari strategi, mental pemain, dan kesiapan tim secara keseluruhan.
 
Olympique Lyon tim yg tidak bertaburan bintang seperti Bayern Munchen, tapi mereka bermain secara tim bermaterikan pemain yang merata setiap pemain. Tidak ada pemain yang menonjol seperti di Bayern. Namun mereka adalah tim tangguh dan para pemain penuh disiplin menjaga kedalaman di sektor pertahanan. Kemudian melakukan serangan balik yang cepat ke pertahanan lawan yang dimotori Moussa Dembele dan Depay.
 
Strategi yang diterapkan Rudi Garsia dijalankan penuh disiplin para pemain. Dengan merapihkan pertahanan berlapis kemudian bila menguasai bola para pemain bergerak melakukan serangan balik yang cepat.
 
Taktik membuat jebakan pemain lawan masuk ke pertahanan Lyon sendiri kemudian merebut bola dan melakukan serangan balik yang cepat lewat sisi kiri atau kanan membuat pertahanan lawan terbuka. Taktik dan strategi ini yang berhasil menahan lajunya Manchester City 3-1 di perempat final. Permainan terbuka dan menyerang Manchester City, menjadi makanan empuk pemain2 Lyon dengan serangan balik cepat usai mematahkan serangan pemain City. Maka tak ayal Lyon mendapat predikat sebagai pembunuh tim raksasa di Piala Champions ini
 
Lalu apakah Bayern Munchen akan menjadi korban kedua Olympique Lyon pada partai semi final ini dengan taktik jitu membuat jebakan ke pemain lawan masuk kemudian merebut bola lalu melakukan serangan balik yang cepat ke pertahanan Bayern?
 
Ataukah Tim julukan Les Gones, dihentikan lajunya oleh Bayern Munchen dengan permainan kolektif , Robert Lewandowski, Coutinho, Muller di depan dengan ditunjang, Joshua Kimmich dari bek dan gelandang Gorezka, Ivan Perisic serta Boateng dari jantung pertahanan dengan umpan umpan lambung akurat Yang pasti partai semi final ini bakal seru dan menarik. Strategi pelatih kedua tim sangat menentukan kemudian dijalankan penuh disiplin para pemain dalam meraih satu tiket ke final.
 
Bayern Munchen dihuni pemain pemain pengalaman internasional yang mumpuni dibanding Olympique Lyon. Namun Lyon memiliki motivasi tinggi untuk mencatat sejarah menggenggam satu tiket ke partai puncak yang sudah ditunggu tunggu dan di idamkan para pemain Lyon beserta para offisialnya. Semoga.

Penulis Eddy A. M. Lahengko (Wartawan Senior)
Komentar

Tampilkan

Terkini