Iklan

RSDK Ciamis Bakti Sosial Berhasil Operasi 11 Anak Pasien Bibir Sumbing

Senin, 31 Agustus 2020, 5:03 PM WIB Last Updated 2020-08-31T10:03:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



AKSARANEWS.CO.ID . CIAMIS –  Wajah penuh senyum dan tawa  anak-anak dengan rona kebahagian keluarga serta tim medis,  menghiasi aula Rumah Sakit Umum Dadi Keluarga (RSDK) Ciamis. Tepat 20 Agustus lalu  11 anak pasien bibir sumbing berhasil menjalani operasi. Mereka berdatangan dari Ciamis, Tasikmalaya  Cilacap dan Majalengka Jawa Barat.

Kondisi yang membaik terlihat saat sebagian plester dibuka dr Senja Adianto, dokter spesialis bedah plastik RS Dustira  Cimahi, Senin (31/8).

Operasi yang semula dijadwalkan dua hari itu ternyata dapat diselesaikan satu hari, sejak pagi hingga lepas maghrib. Seorang pasien terpaksa tidak dapat menjalani operasi karena kondisinya kurang memungkinkan. Seluruh rangkaian bakti sosial bertajuk “Ngagowes Peduli” ini diselenggarakan atas kerjasama Smile Train Indonesia, RSDK Ciamis, dan Cimahi Cycling Community (CCC).

Menurut Program Director dan Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati, setiap tahun sekitar 8.000-9.000 anak Indonesia terlahir dengan bibir sumbing. Sayangnya, operasi bibir sumbing membutuhkan biaya tidak sedikit, tidak terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah. Smile Train, lembaga sosial internasional yang bermarkas di New York, berusaha membantu kesulitan anak-anak dengan bibir sumbing itu agar bisa tersenyum.

“Kami fokus melakukan aksi sosial operasi bibir sumbing gratis ini di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Kami merangkul berbagai organisasi, komunitas, dan rumah sakit agar dapat mendekati tempat tinggal penderita bibir sumbing. Salah satunya di RSDK Ciamis untuk anak-anak bibir sumbing di Ciamis, Tasikmalaya, Majalengka, Brebes, dan Cilacap,” ujar Deasy usai menyerahkan cendera mata untuk anak-anak yang telah menjalani operasi.

Rasa haru dan bahagia terlihat jelas sepanjang acara silaturahim yang tetap mengedepankan protokol kesehatan itu. “Saya sangat senang karena anak saya sudah menjalani operasi dengan lancar. Terima kasih tak terhingga kepada tim medis yang telah membantu anak saya. Apalagi operasi ini dilakukan di Ciamis, tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami,” aku perwakilan orangtua pasien dari Cipaku, Ciamis.

Smile Train dan RSDK Ciamis juga sudah sepakat untuk menjadikan bakti sosial ini sebagai kegiatan rutin. Anak-anak penderita bibir sumbing kini dapat mendaftarkan diri ke RSDK Ciamis untuk mendapatkan layanan gratis ini. “Kalau ada organisasi atau komunitas yang ingin kerjasama, kami terima dengan tangan terbuka,” lanjut Deasy.

RSDK Ciamis pun siap meneruskan kerjasama ini menjadi agenda rutin. “Kami sangat senang dan bangga bisa membantu operasi anak-anak penderita bibir sumbing ini. Silakan mendaftar kapan saja. Kami akan kumpulkan data sebelum menentukan jadwal operasi. Kami menjadikan bakti sosial ini sebagai agenda rutin,” timpal Direktur RSDK Ciamis dr H Muhamad Ikbal.

Kesiapan RSDK Ciamis untuk menjadikan operasi bibir sumbing sebagai agenda rutin mendapatkan apresiasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis. “Tentu kami sangat senang dan mendukung kesediaan RSDK Ciamis secara rutin menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing ini. Nanti kami akan meminta puskesmas di Ciamis untuk melakukan pendataan,” kata dr Eni Rochaeni, Kabid Yankes Dinkes Kabupaten Ciamis.,(PR/Sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini