Iklan

Ratusan Pegawai BPKP Ikuti Swab Test Massal BIN

Jumat, 07 Agustus 2020, 12:49 PM WIB Last Updated 2020-08-07T05:56:09Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Aksaranews.co.id - Jakarta. Badan Intelijen Negara (BIN) hari ini menggelar swab test massal di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta Timur.

Kegaiatan Swab test ini sebagaimana arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan untuk mempeecepat penanggulangan penanganan Virus Corona (Covid-19).

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan pelaksanaan swab test BIN ini atas permintaan dari BPKP.

Menurut Irwan, swab test ini penting dilakukan untuk para pegawai BPKP. Sebab, pegawai BPKP masih kerap kontak dengan masyarakat selama melaksanakan tugasnya.

"Guna membantu BPKP untuk mendeteksi karyawannya yang selalu melaksanakan kontak dengan orang di daerah. Mereka melaksanakan pengawasan di daerah di khawatirkan ada pegawai BPKP yang terpapar selama berkegiatan di luar," kata Brigjen TNI Irwan Mulyana kepada wartawan kantor BPKP, Jakarta Timur, Jumat (7/8/2020).

Irwan menyampaikan test masif yang dilakukan oleh BIN baik rapid test maupun swab test semata-mata untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab, angka positif Covid-19 hingga kini masih cukup tinggi.

Terlebih cluster penyebaran Covid-19 juga menyasar perkantoran-perkantoran swasta maupun pemerintahan.

"Kita ketahui bersama penyebaran Covid-19 dari pemberitaan kemarin belum mengalami penurunan, bahkan trendnya meningkat. Cluster sekarang ini yang rawan di sektor perekonomian di pasar, mall. Begitu juga di perkantoran," pungkasnya.

Lebih lanjut, Irwan menegaskan pelaksanaan swab test ini tidak punya arti bila masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Irwan mengingatkan pentingnya upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Kita selalu memberikan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan di segala aktivitas mereka," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi BPKP, Syaifudin Tagamal mengungkapkan rasa syukurnya mendapat bantuan dari BIN untuk pelaksanaan swab test gratis bagi karyawan atau pegawai di lingkungan BPKP.

"Ini dilakukan dalam rangka untuk deteksi dini dan pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan kerja BPKP," tuturnya.

Syaifudin mengatakan pihaknya akan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat bila ditemukan adanya pegawai yang terpapar Covid-19. Alternatif isolasi mandiri dan isolasi di rumah sakit tergantung dari pegawai yang kedapatan Covid-19.

"Ini kita akan laksanakan protokol kesehatan sebagaimana arahan dari Kementerian Kesehatan. Apabila memang ditemukan positif, maka akan kita isolasi mandiri atau isolasi di rumah sakit tergantung kondisinya," pungkasnya.

Dalam pelaksanaan Swab Test dengan mobile PCR ini, BIN menyediakan kuotea 250 orang. Selain itu, 2 unit mobile laboraturium untuk test PCR atau swab test juga disediakan bersama 2 unit mobile ambulance.

Kemampuan mobile lab ini bisa melakukan uji sampel sebanyak 300 per harinya dan bisa diketahui hasilnya selama kurang lebih 5 sampai 7 jam.

Sasaran dari pelaksanaan Swab Test di lokasi ini yakni untuk para pegawai di lingkungan BPKP. Dengan tes Swab Covid-19 ini, diharapkan masyarakat mengetahui kesehatan masing-masing yang tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19. (*)
Komentar

Tampilkan

Terkini