Iklan

Pertiwi Indonesia Salurkan Bantuan Sosial Presiden Di Parung , Bogor

8/03/20, 17:23 WIB Last Updated 2020-08-03T10:26:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



AKSARANEWS.CO.ID - Perkumpulan Pertiwi Indonesia menyalurkan 22.000 paket sembako bantuan sosial (Bansos) dari Presiden kepada masyarakat terdampak Covid-19. Kegiatan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75 ini terus dilakukan secara bertahap dimulai di Kampung Anyar, Parung, Bogor, Senin(3/8).
 “Pembagian paket bantuan Presiden ini akan dilanjut di DKI, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Depok. Pertiwi Indonesia berupaya agar penyaluran dapat dilakukan secepatnya seperti arahan Presiden melalui Kemensos, mengingat kondisi ekonomi masyarakat masih belum membaik,” kata Shinta Omar, Ketua Pertiwi Indonesia sambil menambahkan, kegiatan ini juga akan dibantu oleh BAIS dan Kopasus terutama dalam hal pengangkutan ke titik-titik pembagian sembako.


Shintamengungkapkan  masih ada wilayah  yang sama sekali belum mendapat bantuan sembako sementara kondisi ekonomi masyarakatnya semakin terpuruk. Oleh karena itu, lanjutnya, Pertiwi Indonesia berusaha menyalurkan sumbangan melalui pengurus-pengurus daerah agar dapat menjangkau wilayah yang belum menerima paket bansos.


Selain pengurus dan anggota Pertiwi Indonesia, hadir pula Penasehat Dharma Wanita Kementerian Sosial, Ibu Grace Pieters Batubara. Penyerahan bantuan sebanyak 666 paket di Kampung Anyar ini dilakukan oleh Ibu Menteri Sosial dengan secara simbolis yang diwakili  Harun,  Icad, Halimah,  Asti dan Sani. Setelah pembagian Bansos Ibu Grace didampingi Ketua Bidang Sosial Kemasyarakatan Ibu Fara Marina dan Ketua Pertiwi Indonesia Bogor Muliyaningsih Baiin mengunjungi  lima warga setempat .


Dalam tanya jawab singkat kelima warga tersebut mengaku baru pertama kali menerima paket Bansos. Kelima warga yang sudah lansia merasa bersyukur dan berterima kasih karena Kementerian Sosial sudah ikut memperhatikan kehidupan mereka.” Saya bersyukur dan terima kasih sudah diperhatikan. Bansos berupa beras,mie instan, sarden untuk keperluan sehari-hari,” ujar Ibu Ade ketika didatangi Ibu Menteri Sosial.
Jumlah warga Kampung Anyar, Kecamatan Kemang , Kabupaten Bogor termasuk  wilayah terujung berpenduduk 620 kepala keluarga dan menjadi  salah satu daerah terdampak Covid-19. Beruntung warganya  tidak ada satu pun  yang terpapar  virus Covid-19. Kendati lokasi ini masuk dalam kategori zona hijau, dampak kehadiran virus Corona sangat dirasakan hampir seluruh penduduk tersebut.

“Warga disini kebanyakan bekerja sebagai buruh harian dan petani. Sejak ada Covid, hampir semua dirumahkan. Petani yang biasa menanam sayur, singkong dan beternak ikan kebanyakan nggak bisa melanjutkan usahanya karena terbentur modal,” kata Junaedi, Ketua Rukun Warga Kampung Anyar.(Sera-21) ****
Komentar

Tampilkan

Terkini