Iklan

PEDIH DI UJUNG RINDU #Untuk Ayid Suyitno.

Sabtu, 29 Agustus 2020, 9:22 PM WIB Last Updated 2020-08-29T14:22:11Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



AKSARANEWS.CO.ID - Kuyakini selalu, orang-orang yang banyak mengalami kepahitan dalam hidup, mereka yang pada akhirnya senantiasa mampu memaknai kehidupannya dengan baik. Katamu, selalu, hidup memang tak selamanya indah.

Dari masa lalu, kenangan bersamamu berlompatan, muram dan pedih. Buram dan sedih.

Begitu, dan selalu begitu. Hampir setiap hari, dulu, kita menyusuri jalan yang sama. Dengan rasa hambar yang sama, karena kita nyaris tak mendapatkan kebahagiaan yang nyata.

Pahit, dan sedih, dari persentuhan kembali dengan masa lalu. Luka kita menyayat di segala waktu. Menyisakan pedih di ujung rindu. Lalu berpagut pada haru.

Kita pernah punya kesukaan yang sama. Kecintaan pada puisi. Sedari dulu, kau tak pernah menyembunyikan kegemaranmu bermain kata, mengurai rasa. Namun, kata-kata indah tak selalu menyenangkan. Lalu, kau cenderung menutup diri, merendamnya dalam rasa sakit.

Kawanku, sahabatku, saudaraku, tetaplah tersenyum dalam menapaki hidup. Kita sama-sama menginginkan sisa perjalanan yang masih panjang, maka tetaplah tegar, semangat, sehat!

Kawanku, sahabatku, saudaraku, jangan menangis lagi. Tangis hanya menumbuhkan luka. Seperti kenangan pada kata-kata indah yang menyakitkan, tetapi masih saja kau mainkan...
TB Adhi (Cipayung, Ciputat, 29082020)****
Komentar

Tampilkan

Terkini