Iklan

LSM Wapatara dan Pemuda Desa Harapan Bersinergi Dalam Aksi Peduli Lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2020, 2:02 PM WIB Last Updated 2020-08-28T07:02:17Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




Jumat, 28 Agustus 2020

Sambas, aksaranews.co.id - Pemuda merupakan kunci kemajuan  suatu desa maupun daerah,  semangat muda dan ide-ide segarnya setiap desa sehingga mampu bersaing dengan perkembangan zaman,  Gerakan pemuda Desa  Harapan, Bersama Kades  beserta LSM Wapatara Melakukan aksi Bersih-bersih Sungai di Jalan Pembangunan, Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat, ( 28/ 8/ 2020).

Sekelompok Pemuda Desa Harapan yang membersihkan Sungai di Kecamatan Pemangkat, terdiri dari Karang Taruna, LPM, Kades Harapan , Farid Ferdiansyah, dan Ketua LSM Wapatara, Andri.

Ketua LSM Wapatara, Andri, mengapresiasi kepala desa Harapan Pemuda Karang Taruna, Maupun LPM desa Harapan atas  kegiatan aksi bersih- bersih sungai, kegiatan ini rutin dilakukan oleh pemuda desa harapan. memang perlu adanya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di bantaran sungai, agar sungai tidak menjadi dangkal, saya berharap ada pembinaan maupun sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal dipinggir bantaran kali agar tidak membuang sampah seenaknya, dan Berharap kepada pemerintah Kabupaten Sambas segera melakukan Normalisasi sungai, serta Penertiban bangunan yang masuk di bantaran kali.

Kades Desa Harapan, Farid Fardiansyah juga menambahkan, bahwa kegiatan bersih- bersih sungai merupakan  kegiatan rutin yang kami dilakukan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami menjaga kebersihan dan kelancaran saluran maupun aliran sungai, karena sungai merupakan cerminan kebersihan suatu lingkungan, sungai sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Kami Berharap kepada pemerintah Kabupaten Sambas, khususnya instansi terkait untuk melakukan Normalisasi sungai karena sudah banyak sekali endapan lumpur dibawahnya,  kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga aliran sungai,  tidak membuang sampah disungai, meminta pihak kecamatan, dan kabupaten untuk melakukan.penertiban bangunan- bangunan yang ada di bantaran Sungai, tutup Farid.

(Abidinsyah)
Komentar

Tampilkan

Terkini