Iklan

Kejawen Ilmu Yang Paling Sempurna Pitutur Luhur Aksara Jawa

Minggu, 23 Agustus 2020, 9:30 AM WIB Last Updated 2020-08-23T02:30:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Aksara news.co.id - Diakui atau tidak, aksara Jawa merupakan alfabet paling unik di dunia ini. Ditinjau dari jumlah, aksara ini terdiri dari 20 jenis huruf yang melambangkan 20 jari manusia. Jari merupakan alat hitung manusia yang paling sederhana._

_Hal ini melambangkan bahwa dalam menjalani kehidupannya, orang Jawa selalu menggunakan perhitungan yang matang sebelum melangkah._

_Deretan kedua puluh aksara Jawa tersebut yaitu :_

_Ha Na Ca Ra Ka_
_Da Ta Sa Wa La_
_Pa Dha Ja Ya Nya_
_Ma Ga Ba Tha Nga_

_Entah kebetulan atau disengaja, deretan huruf di atas ternyata bukan deretan huruf tanpa makna, tetapi membentuk empat kalimat yang mengandung filosofi luar biasa, yaitu melambangkan perjalanan hidup manusia._

_*Ha-na-ca-ra-ka*_

_Jika dibaca Hana Caraka akan bermakna ”ada utusan”. Siapa yang dimaksud dengan utusan tersebut? Tidak lain adalah manusia._

_Berbeda dengan pendapat umum bahwa utusan Tuhan hanya terbatas para rasul saja, bagi orang Jawa setiap manusia adalah utusan Tuhan._

_Setiap manusia berkewajiban  "Hamemayu hayuning Bawana, atau menjaga kelestarian alam, memakmurkan bumi, menciptakan kedamaian dan keselamatan di alam dunia._

_*Da-ta-sa-wa-la*_

_Jika dibaca Dat-a-suwala akan bermakna ”Dzat yang tidak boleh dibantah”._

_Siapa yang dimaksud? Tidak lain adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan adalah Dzat yang tidak boleh dibantah oleh manusia yang menjadi utusan-Nya._

_Sehebat apa pun manusia di bumi ini tidak ada yang mampu menandingi kekuasaan Tuhan._

_Sekali lagi, manusia hanya bersifat sebagai utusan, bukan penguasa. Oleh karena itu wajib untuk tunduk terhadap aturan yang sudah ditetapkan oleh Sang Pengutus, yang sering disebut dengan istilah ”kodrat” atau ”hukum karma”._

_*Pa-dha-ja-ya-nya*_

_Jika dibaca Padha Jayané akan bermakna ”sama-sama unggulnya”. Siapa yang sama unggulnya? Yaitu jasmani dan rohani._

_Dalam menjalankan perannya sebagai utusan Tuhan, manusia wajib menjaga keseimbangan antara urusan jasmani dan rohani._

_Seorang manusia tidak dibenarkan berkarya tanpa dilandasi niat ibadah, karena bekerja dengan cara tersebut hanya melahirkan keserakahan yang membuatnya keluar dari tujuan hidup yang sebenarnya._

_Sebaliknya, manusia juga tidak dibenarkan melakukan sembahyang saja tanpa disertai bekerja._

_Orang yang melakukan sembahyang tanpa kerja sesungguhnya termasuk golongan egois. Dia hanya mementingkan diri sendiri dengan harapan ingin masuk surga tetapi tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, termasuk keberadaan tubuhnya._

_Seorang manusia sempurna (insan kamil) adalah dia yang bisa bekerja dengan dilandasi semangat ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa._

_Yang lebih menarik, orang Jawa dalam beribadah  *tidak mengharapkan pahala,* karena semboyan hidup mereka adalah *narima ing pandum*. Menerima pemberian-Nya. Sekali lagi, ”menerima” bukan ”mengharapkan”._

_*Ma-ga-ba-tha-nga*_

_Merupakan singkatan dari Sukma-Raga-Bathang yang bermakna ” Ruh-Tubuh-Bangkai”._

_Maksudnya ialah kalimat ini merupakan akhir dari perjalanan manusia sebagai khalifah Tuhan di bumi._

_Jika ruh meninggalkan tubuh, maka yang tersisa hanya tinggal bangkainya saja. Dalam keadaan ini manusia sudah tidak lagi disebut manusia, karena eksistensinya telah berakhir._

_Kalimat terakhir ini mengingatkan manusia agar tidak terlalu membanggakan dirinya, karena jika Sang Ruh pergi meninggalkan tubuhnya, maka yang tersisa hanya tinggal bangkai saja._

_Dan....Sang Ruh akan menitis sesuai Amal dan perbuatannya. Maka di setiap orang kejawen, keluarganya selalu mengingatkan supaya menjadi orang yang berkarakter baik dan berkualitas. Dengan harapan kehidupan yang akan datang di lahirkan di dalam kondisi yang lebih baik serba baik dari kehidupan saat ini._

_Kalimat ini mengingatkan manusia bahwa tubuh hanyalah kendaraan bagi Sang Ruh dalam menjalankan perannya sebagai utusan Tuhan. Tanpa ruh, raga hanyalah bangkai yang tidak berarti._

_Itulah ajaran sempurna Kejawen_

_*By : Adi Wijoyo.*_
Komentar

Tampilkan

Terkini