Iklan

Fun Football Siwo Jadi Puncak Perayaan 70 Tahun Sam Lantang

Selasa, 18 Agustus 2020, 12:54 PM WIB Last Updated 2020-08-18T05:54:02Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


AKSARANEWS.CO.ID - Pertandingan sepak bola persahabatan antara dua tim dari Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI DKI Jakarta, menyempurnakan perayaan HUT ke-70 Sami Leo Lantang, veteran Siwo Jaya yang melegenda. Laga riang gembira ini berlangsung selama hampir dua jam penuh, Senin (17/8) sore di lapangan Sepakbola TNI AU, Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan.

Sami Leo Lantang, yang memimpin Siwo PWI Jaya selama dua periode antara 1980-an hingga awal 1990-an, gembira dengan kebersamaan yang tersaji di sore yang bertepatan dengan hari peringatan HUT ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia ini.
Dua hari sebelumnya, perayaan HUT ke-70 Sami Leo Lantang diselenggarakan sederhana namun meriah di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Sekitar  50-an rekan-rekan dan sahabatnya yang terdiri dari kalangan wartawan senior dan yunior yang menghadiri  acara di Hall Dewan Pers juga dihadiri  Andi Darussalam Tabusalla, mantan Exco dan ketua bidang liga PSSI, yang 25 Agustus 2020 genap berusia 70 tahun.

Selain itu hadir Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch.Bangun, Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah,  Staf Khusus Menpora, Mahfudin Nigara, calon Dubes RI di Singapura, Suryopratomo, serta anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Steven Setiabudi Musa, dan Neta Saputra Pane, ketua presidium Indonesia Police Watch ( IPW).

Fun Football
Saat  menyaksikan pertandingan dua tim Siwo Jaya ini, Sami Leo Lantang kembali tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. "Semua mengalir begitu saja, datang dari hati ini. Saya banyak teman, saya tidak punya musuh. Dan ini bukti, teman-teman wartawan baik senior maupun yunior berkumpul dan bersilaturahim untuk mengikuti kegiatan Fun Football Siwo Jaya dan sekaligus merayakan HUT ke-75 RI ini," ungkap Bang Sam , sapaan akrabnya , yang terakhir mengabdi di Tabloid Bola.

Bang Sam kelahiran  Manado , 15 Agustus 1950. Ia mengalami sakit stroke namun masih bisa mengimbangi "permainan" rekan sejawat atau wartawan yunior di lapangan dengan celotehan-celotehan segarnya. Rekan-rekannya yang datang di Hall Dewan Pers,  memenuhi janjinya  hadir  di lapangan sepak bola TNI AU Aldiron. Mereka  memperkuat tim Siwo Legend. Nelson Siahaan, Eddy Lahengko, Sunyoto, Ary Julianta Trijaka. Pemain senior lainnya, Yosef "Cocomeo" Erwiyantoro, Yesayas Octavianus, Kesit Budi Handoyo, Robin Douglas, Frankionasis, Faisal Crep, Bukti "Coki" Sihotang, Antonius "Ino" Bramantoro, Raden Wuryanto dan Hadi Gunawan.




Tim diperkuat Uda Hasrizal ( pemilik jaringan resto Sederhana Lintau)  dan Eddy Syahputra, salah satu agen pemain bersertifikat FIFA. Krisna Bayu, mantan pejudo nasional yang juga Olympians dan ketua umum Sambo Indonesia, mengawal jala gawang tim Siwo legend bergantian dengan Hadi Gunawan.

Lawannya Tim Siwo muda, yang  beberapa kali tampil di Porwarnas era 2000-an dan  akan diproyeksikan ke Porwarnas 2021 di Malang, Jawa Timur , dilatih  Rayana Djakasurya. Sedangkan Tim Siwo legend diarsiteki  Raja Parlindungan Pane ( mantan ketua Siwo Pusat) didampingi Barce Nazar dan Tubagus Adhi. Haji Heru Pujihartono, (pemilik perusahaan katering Nendia Primarasa) , menjadi manajer dari kedua tim.

Menilai hasil pertandingan, Raja Pane menyayangkan timnya kalah dari tim Siwo muda, dengan skor 4-5 pada pertandingan yang dipimpin "pengadil" Petruk Fitrianto itu. "Sayang, tim legenda ini kalah 4-5 dari tim Siwo proyeksi Porwarnas. Saya menyesalkan tiga peluang emas kita gagal membuahkan gol. Yakni, satu dari Yesayas dan dua dari Kesit. Keduanya tidak bisa memanfaatkan ketiga peluang itu menjadi gol,” cetus Raja Pane sambil menambahkan  "Seandainya tendangan pinalti Yesayas masuk, maka kedudukan 5-5. Tetapi tak apa-apa, bulan depan kita ulang lagi," sambung anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat itu.

Dengan berseloroh Raja Pane agak kecewa timnya kalah 4-5 dari tim Siwo muda itu. “ Yang penting seluruh pemain di kedua tim senang,” selorohnya . Tim yang bertanding  mendapat suguhan nasi kotak dari Sederhana Lintau milik uda Hasrizal.
Serta membawa pulang  masing-masing dua kaus seragam pertandingan . Tim Siwo muda mendapatkan dua kaus Flypower, apparel terkemuka nasional milik Hariyanto Arbie, salah satu legenda bulutangkis dunia. Flypower juga memberi kaus untuk panitia perayaan 70 tahun usia Sami Leo Lantang sebagai souvenir.

Panitia pelaksana  Agus Susanto, ketua Siwo Jaya saat ini, serta Rialini Nonnie Rering, Wuryanto, Antonius Bramantoro, Yosef Erwiyantoro, Lutfi Sukri, Yonmoeis, Herman Wijaya, Teguh Imam Suryadi dan Tb.Adhi, menyampaikan terima kasih kepada Gede Widiade sebagai mantan manajer tim Persija Jakarta dan pengelola lapangan sepak bola Aldiron, yang juga populer sebagai Pancoran Soccer Field.

Agus Susanto, ketua Siwo era milenial, menyebut jika kedua even terkait perayaan HUT ke-70 bang Sam ini tak mungkin terselenggara tanpa perhatian dan dukungan para seniornya di Siwo PWI Jaya. "Apresiasi dan terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada para senior dan anggota WhatsApp Group Siwo Jaya atas simpati dan empatinya yang luar biasa sehingga dua acara perayaan HUT ke-70 Bang Sam Lantang bisa kita selenggarakan dengan baik," papar Agus Susanto, ketua Siwo Jaya 2019-2024. (Tb Adhi/Sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini