Iklan

" Bank Sampah " Jadi Uji Coba Warga Klender , Kurangi Volume Sampah

Sabtu, 25 Juli 2020, 8:36 PM WIB Last Updated 2020-07-25T13:36:02Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


AKSARANEWS.CO.ID - Ada yang unik dilakukan masyarakat RW 010 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit ,Jakarta Timur, Sabtu (25/7) . Apa itu. Puluhan warga tersebut rela duduk di atas tikar di tanah lapang. Semuanya para ibu - ibu dan bapak  pakai masker  namun lupa jaga jarak. " Karena semua bersedia duduk di tikar yang agak sulit bila berjarak minimal satu meter. Bisa- bisa warga duduk di atas rumput kalau harus jaga jarak," gumam seorang warga.

Mereka yang menyebut sebagai "Bank Sampah Mawar Merah"yang diketuai Rokayah,  saking antusias hendak mengikuti sosialisasi "bank sampah". Menurut petugas Lingkungan Hidup Kecamatan Duren Sawit, Iwan saat ini volume sampah tiap hari di DKI Jakarta mencapai 7500 ton. Jumlah tersebut dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi.

"Untuk menekan jumlah volume sampah tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak sekaligus berpartisipasi mengurangi jumlah sampah. Caranya dari sumbernya mulai dari sampah rumah tangga memilah sampah menjadi yang bermanfaat secara ekonomi. Kemasan plastik berupa botol  dan gelas bekas tempat air minum, kardus, botol, plastik kresek bisa bernilai ekonomi,"ujar Iwan sambil menambahkan harus "Samtama" --sampah tanggungjawab bersama. Tahun 2021 TPA Bantar Gebang diperkirakan tidak dapat menampung.

Ahmad Robi, selaku Ketua RW 010 menuturkan semoga sosialisasi "bank sampah" jadi model kerjasama antar warga untuk menjaga lingkungan di masing- masing RT 01 hingga RT 012. Kerjasama tersebut dapat bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Menurut Arsad, pelaku "bank sampah" di tingkat Kecamatan Duren Sawit, harga standart plastik bisa berubah. Kadang harganya tinggi tapi juga bisa turun. "Kalau sudah turun naik lagi harganya , sangat susah," ujarnya.

Bank Sampah punya standart harga untuk kemasan plastik harganya di angka Rp.1000 hingga Rp.3.500 per kilogram, tergantung kategori plastiknya. Kardus Rp.1.200 /kg, botol kaca Rp.300/kg.

Tokoh warga Fahril Apas, mengajak warga mulailah dari yang kecil. Mulai jajaki dari tingkat RT terus berkembang ke tingkat RW. Penjemputan sampah, dapat dilakukan per minggu oleh petugas " bank sampah" . (Sera-21)****.
Komentar

Tampilkan

Terkini