Iklan

Imbas Covid 19 , Guru Paud Dirumahkan

Jumat, 08 Mei 2020, 2:22 PM WIB Last Updated 2020-05-08T07:22:33Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Aksara news.co.id - PSBB Tahap dua yang baru di berlakukan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Cukup banyak imbasnya. Salah satunya para guru-paud dan taman kanak-kanak.

Hampir dua bulan mereka tidak mengajar di kelas. Proses belajar dan mengajar di lakukan secara online dari rumah. Yang tentunya. Bagi seorang Guru yang tinggal di daerah pelosok kabupaten bekasi ini. Sangatlah berat. Apalagi belum adanya akses jaringan telepon dan internet yang terbatas.

Ayu,25th. Warga Desa karangindah. Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Pada kamis sore, 08/05. Adalah salah satu guru PAUD yang kini ikut terkena imbas dari pandemi Covid19. Selain harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli Pulsa Kuota internet. Gajinya juga kini hanya di dapat hanya setengah dari gaji penuhnya. Hal tersebut lantaran. Orang tua wali murid juga tidak bisa membayar biaya bulanan sekolah.  Hingga pihak sekolah hanya mampu menggaji setengahnya.

Walaupun demikian. Ayu masih bersyukur, karena pihak sekolah tempatnya mengajar. Masih bisa memberikannya gaji. " seharusnya pemerintah juga memperhatikan kami, para guru PAUD. " demikian ujarnya. Ketika di temui saat ikut antri pembagian sembako yang di berikan oleh salah satu dermawan. (Sofyan/eman bule)
Komentar

Tampilkan

Terkini