Iklan

Hasil PCR di Pasar, 2 Positif Covid 19 Berasal Pedagang Pasar Wisma Asri Ber KTP di Luar Kota Bekasi

Senin, 11 Mei 2020, 8:43 PM WIB Last Updated 2020-05-11T13:43:32Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini







Aksara news.co.id - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyiarkan kabar mengenai hasil dari PCR Test yang disebar per pasar kurang lebih 50 PCR dan 2 pusat pertokoan di Kota Bekasi masing-masing kurang lebih 50  Polymerhase Chain Reaction (PCR) test yang di sebar pada 12 Pasar dan 2 Pertokoan di Kota Bekasi dengan jumlah total keseluruhan kurang lebih 700 alat tes swab.


Pada hari ini Wali Kota Bekasi dalam wawancara mengatakan bahwa hasil swab tersebut ada 2 positif bertempat di pasar Wisma Asri Kecamatan Bekasi Utara.


2 orang terpapar Positif Covid 19 dengan rincian 1 pria berinisial R berjualan ayam potong, dan 1 pria berinisial H berada di kios. Akan tetapi, Wali Kota menjabarkan bahwa kedua orang tersebut bukan ber KTP Kota Bekasi.


Inisial R ber KTP di Kabupaten Bekasi yang sudah di koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Namun, untuk inisial H ber KTP di Kabupaten Bogor, Wali Kota akan menghubungi Bupati Bogor untuk segera ditindaklanjuti karena beliau singgahnya di Pasar Wisma Asri dan pulang ke Kabupaten Bogor.


"Tentunya kita akan terus lakukan tracking si pasien positif Covid 19, mereka ini Orang Tanpa Gejala (OTG), karena mereka sehari hari masih beraktivitas di pasar, akan lebih berbahaya karena ritme pasar sangat rentan dengan ramainya orang orang yang ingin membeli bahan pokok sehari hari, hasil pasar kemarin juga masih ada sebagian yang di olah menunggu hasil." jelas Rahmat Effendi.


Dilanjutkan, untuk regulasi kedepan terkait pasar pasar yang ada di Kota Bekasi dalam Perbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dibuatkan satu pintu untuk setiap pasar, agar mudah memonitor pergerakkan dari pengunjung, untuk Psychal Distancing nya juga kita terapkan, mengenai waktu juga sudah kita buatkan aturan.


"Masalah penjagaan dan penerapannya kita sudah ketatkan, akan tetapi kepatuhan masih rendah. Saat sidak, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan santai saja tidak seperti ada wabah yang berbahaya, tapi dari Pemerintah Kota Bekasi juga telah berupaya dalam segala hal dalam pencegahan Covid 19 ini." Kata Wali Kota Bekasi.
(*)
Komentar

Tampilkan

Terkini