Iklan

Fogging Di Klender Jakarta Timur Disambut Gembira Warga Ditengah Pandemi Covid - 19

5/30/20, 16:40 WIB Last Updated 2020-05-30T09:40:40Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

AKSARANEWS.CO.ID - Warga di wilayah Kelurahan Klender, Jakarta Timur menyambut gembira kegiatan fogging oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Sabtu (3/5). Ada tiga lingkungan rukun tetangga (RT) di rukun warga (RW) 010 yang menjadi target pengasapan, menyusul laporan dan keluhan warga yang terkena DBD.

DBD atau demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

Menurut Ketua RT 09/RW 010, Ade Subiyakto, warga berterima kasih telah dilakukan pengasapan untuk memberantas sarang nyamuk. Kegiatan tersebut agar efektif akan diulang satu minggu kemudian. “ Warga setuju dilakukan fogging , setelah adanya laporan warga yang anaknya usia 11 tahun terkena DBD, “ ujarnya.

Ketua RT 08/ RW 010, Aryanti juga mengemukakan hal yang sama setelah dua orang warganya terkena DBD. “ Windi (17) terkena  DBD dan dirawat di RS Siloam, Pulomas, “ katanya.

Pelaksanaan fogging tersebut  bentuk respon yang baik setelah kader Jumantik RW 010, Kelurahan Klender, Jakarta Timur, yang di koordinir Muthia melaporkan ke Puskesmas tingkat kelurahan Klender dan Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. “ Petugas kesehatan dari Puskesmas saya ajak survei langsung ke rumah warga yang terkena DBD saat dilakukan kegiatan PSN (pemberantasan sarung nyamuk) ke rumah-rumah warga,” tuturnya.

Kegiatan fogging di tengah era Pandemi virus Covid-19 membuat warga lega dan gembira.”Terima kasih sudah di fogging. Setuju fogging dilakukan seminggu kemudian. Saya amati sore hari nyamuk berkurang di halaman depan. Semut rang-rang dan kecoa pada mati. Kalau diulang telur kecoa yang belum netas akan terbasmi, “ ujar Ibu Mutiara.

Sebanyak 8 orang petugas fogging Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur diturunkan didampingi lima orang kader Jumantik . Semua halaman dan sebagian di dalam ruang rumah warga disisir dengan pengasapan guna memberantas sarang nyamuk dan serangga lainnya.

Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kedua nyamuk dapat menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang. Penularan terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus dengue, ketika nyamuk tersebut mengigit orang lain, maka virus akan tersebar. Hal tersebut terjadi karena nyamuk berperan sebagai medium pembawa (carrier) virus dengue tersebut

Gejala umumnya timbul 4-7 hari sejak gigitan nyamuk, dan dapat berlangsung selama 10 hari seperti dilansir “halodoc.com dalam artikel Demam Berdarah. Beberapa gejala demam berdarah, yaitu:Demam tinggi mencapai 40 derajat Celsius;Nyeri kepala berat;Nyeri pada sendi, otot, dan tulang;Nyeri pada bagian belakang mata;Nafsu makan menurun;Mual dan muntah,Ruam kemerahan sekitar 2-5 hari setelah demam;Kerusakan pada pembuluh darah dan getah bening; dan perdarahan dari hidung, gusi, atau di bawah kulit.(sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini