Iklan

Curahan Hati Mahasiswa Indonesia Di Seattle Amerika Akibat Pandemi Covid -19

Minggu, 03 Mei 2020, 8:41 PM WIB Last Updated 2020-05-03T14:04:57Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




AKSARANEWS.CO.ID - Seattle, Washington (WA) merupakan sebuah kota yang berada di bagian Pacific Northwest, Amerika Serikat yang terkenal sebagai kota metropolitan. Seattle juga terkenal di dunia sebagai kota pelajar karena banyak pelajar dan mahasiswa dari seluruh dunia menempuh pendidikan disana.


Kota Seattle merupakan pusat (home base) dari perusahaan-perusahaan top Amerika yang sudah sangat mendunia seperti Amazon, Microsoft dan Starbucks. Walaupun Seattle terlihat seperti kota metropolitan dengan jumlah gedung tinggi yang banyak, Seattle juga memliki banyak pemandangan alam yang sangat indah. Terdapat banyak hutan-hutan, taman dan juga pantai. Seattle dikelilingi laut. Green Lake dan Gas Work Park yang merupakan  contoh taman yang terkenal di kota Seattle karena memiliki lahan yang luas. Di Seattle ada pantai Alki Beach yang terletak di bagian selatan Seattle dan sangat terkenal bagi turis yang dapat melihat pemandangan kota Seattle dengan sangat jelas dan indah.




Kini Seattle tengah berjuang melawan pandemi Covid-19. Menurut data dari Worldometer, per tanggal 29 April, 2020 di Amerika Serikat terdapat 1,064,572 kasus positif terkena Covid-19 dengan jumlah kematian 61,669 jiwa. Angka tersebut adalah angka yang fantastis dan Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Seattle yang berada di negara bagian Washington, terdapat 14,070 kasus positif dan sebanyak 801 orang meninggal dunia.


Lokasi yang paling ramai  mahasiswa dan sangat terkenal di kota Seattle salah satunya adalah area University District. Lokasi ini  banyak berkumpul mahasiswa dari berbagai Universitas dan Collage. Area University District  terdapat restoran, café, toko buku, dan  mall University Village pastinya disukai mahasiswa  International termasuk  mahasiswa Indonesia.

Sekarang keadaannya sangat berbeda setelah pandemi.Suasana di University District terlihat sangat sepi dan restoran hanya bisa pesan dan dibawa pulang (take-out). Tidak ada lagi keramaian mahasiswa, banyak toko yang tutup dan hampir semua kegiatan disana banyak yang sudah berhenti (tutup). University District sudah seperti kota mati saat ini.


Jalan raya di kota Seattle yang sebelumnya sangat ramai oleh kendaraan pribadi dan bus umum sangat- sangat sepi. Walau jadwal transportasi umum seperti bus umum tidak ada perubahan jadwal dan berjalan seperti biasa namun tidak banyak penumpangnya. Kebijakan dinas perhubungan State Washington (WA) selama masa Covid-19 menggratiskan bus umum untuk semua tujuan.  yang sangat membantu buat penduduk kota Seattle. Bus umum juga menerapkan pembatasan Social Distancing seperti mengatur tempat duduk dan pintu keluar masuk penumpang dibatasi hanya boleh lewat pintu belakang dan dilarang  mendekati supir.

Penduduk Seattle hanya keluar dari rumah jika ada keperluan saja seperti membeli keperluan sehari-hari ke supermarket dan toko-toko bahan makanan. Dan harus menggunakan masker setiap keluar dari rumah dan  menjaga social distancing dan physical distancing antar penduduk di tempat -tempat umum.

Sekolah dan Universitas sudah sejak awal Maret diliburkan dan para siswa dan mahasiswa diwajibkan belajar melalui metode online. Saat ini kuliah sudah masuk dalam Spring Quarter yang dimulai April-Juni dan bisa dipastikan menggunakan metode online learning. Profesor (dosen) memberikan beberapa model online learning di masa kuliah online dengan waktu yang di tentukan atau dengan video pembelajaran online yang bisa di tonton kapan saja. Semua tugas dan ujian juga di kerjakan online dengan menggunakan sistem yang sudah standar akademik masing-masing universitas.


Bagi mahasiswa dan dosen dengan pembelajaran online seperti saat ini merupakan tantangan tersendiri karena sebelumnya sistem kuliah di Amerika umumnya masih dengan tatap muka termasuk di Shoreline community college tempat saya menuntut ilmu di Seattle. Ada beberapa mahasiwa International yang terpaksa pulang ke negaranya namun tetap mengikuti kuliah onlinedan banyak juga mahasiswa yang bertahan tinggal di Seattle walau belajarnya dengan online learning. Mahasiswa mengimpikan pandemi cepat berakhir dan bisa kembali kuliah ke kampus seperti sediakala.


Salam sehat selalu dari Seattle untuk Indonesia dan selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1441 H.
Oleh : Rafi Ardhito Wahyudi-Mahasiswa Fakultas Bisnis Tingkat 1 Shoreline Community College, Seattle, USA.****
Komentar

Tampilkan

Terkini