Iklan

Sosialisasi Pencegahan Kebakaran di Rumah Yang Benar

Minggu, 08 Maret 2020, 1:40 PM WIB Last Updated 2020-03-08T06:40:07Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini






AKSARANEWS.CO.ID - Sosialisasi pencegahan kebakaran secara dini di llingkungan rumah tangga dengan cepat dan cermat oleh Dinas Kebakaran DKI mendapat sambutan positif warga. “Cara mencegah api yang membesar saat terjadi awal kebakaran oleh Damkar, dapat mencerdaskan warga karena selama ini mereka sangat minim pengetahuan cara memadamkan api yang benar,” ujar Ketua RW 010, Ahmad Robi, di Lapangan Olahraga RW 010, Kelurahan Klender, Jakarta Timur, Minggu (8/3).

Upaya mempercepat saat awal terjadi kebakaran dilingkungan rumah bisa dicegah dengan cepat. Asalkan pengetahuan cara mematikan api dilakukan dengan benar dan tepat waktu.”Upayakan jangan panik dan cepat memutus asal api dapat mencegah dan meminimalisir api membesar,” kata Suparman selaku Koodinator Sosialisai Pencegahan Kebakaran, Damkar Jakarta Timur sektor Duren Sawit sambil menambahkan kebakaran di wilayah kota Jakarta Timur, selama ini termasuk yang cukup banyak selain wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Petugas Damkar yang mempratekkan cara pencegahan api membesar langsung mendapat respon warga dengan ikut berpartisipasi. Untuk mencegah api yang muncul dari selang api, cukup menutup ujung selang, yang bersumber dari gas melon atau 3 Kg.Begitu pula tata cara memutus api yang membesar dengan menggunakan karung goni atau handuk basah saat kompor menegeluarkan api. “Sumber gas harus diputus dengan memutus selang yang terpasang di tabung gas. Kemudian ambil karung basah dan  gunakan untuk menutup sumber api (kompor) hingga mengeluarkan asap putih,” ujar petugas Damkar

Untuk pencegahan dengan cara APAR (Alat Pemadam Api Ringan) juga bisa dilakukan oleh warga. APAR  merupakan tabung yang berfungsi menyemprot sumber api. Cairan busa putih mampu mematikan sumber api dengan cepat.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga mendapat tanggapan positif Sekretaris Kelurahan Klender, H Royani. “ Warga jadi tahu. Bukan hanya para ibu-ibu yang biasa memasak dengan kompor gas, juga para bapak-bapak. Dengan tahu bagaimana cara yang benar mematikan sumber api dapat mencegah musibah kebakaran,” ujarnya. (Sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini