Iklan

Cinta Kondisi Lingkungan Agar Tidak Kumuh

Minggu, 01 Maret 2020, 9:05 PM WIB Last Updated 2020-03-01T14:05:02Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





AKSARANEWS.CO.ID - Sampah yang menumpuk, belum tuntasnya mengatasi banjir dan sikap warga kurang sadar lingkungan bersih menjadi focus agenda kerja pemerintahan kelurahan Klender, Jakarta Timur.

"Semua Ketua RT dan RW akan kita undang rapat, agar cinta kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman benar-benar diresapi dan dijaga, " ungkap Lurah Klender  Tri Budiyanto.

Ia menuturkan warga RW 010 Kelurahan Klender, sudah memulai langkah positif dengan menggerakan 12 RT dan warga dengan kerja bakti. Volume sampah sangat tinggi berhasil diangkut ,pasca banjir. Puluhan springbed, sampah plastik, kaca dan sampah dapur langsung dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi.

" Kita penuhi truk pengangkut sampah sesuai dengan tonase truk ke TPA Bantar Gebang. Puluhan petugas PPSU sangat membantu membersihkan tumpukan sampah di tanah kosong di lingkungan RT 09/07 ," ujar Sekkel Klender, Royani.

Menanggapi pasca bersih- bersih, Ia menyetujui pemasangan Signboard (Papan nama) larangan pembuangan sampah .Hal tersebut demi menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak kumuh lagi. "Silakan saja warga gotong royong, buat Signboard nya agar melek hukum ," tambahnya.

Fahril Apas,selaku tokoh warga juga berharap secepatnya di pasang papan nama larangan tersebut. " Segera saja dipasang, karena jika tidak cepat dipasang bisa jadi orang yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan lagi. Kalau perlu dikelola tanah kosong tersebut jadi lokasi sewa parkir mobil. Bikin bedeng buat tempat nongkrong yang positif agar bisa terawasi," harap Fahril Apas. (Sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini